Connect With Us

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Cisadane, Korban Belum Ditemukan

Mohamad Romli | Sabtu, 18 Juli 2020 | 22:33

Tim SAR gabungan saat masih mencari bocah yang tenggelam di sungai Cisadane, Sabtu (18/7/2020). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang bocah usia 10 tahun dikabarkan tenggelam di sungai Cisadane, Sabtu (18/7/2020).

Hingga berita ini ditayangkan pukul 22.00 WIB, Airlangga, korban tenggelam tersebut masih dalam proses pencarian tim SAR gabungan.

Korban tenggelam tepatnya di di Jalur eretan Bayur, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

"Korban sedang berenang bersama empat temannya di kali Cisadane, kemudian sekitar pukul 14.00 WIB korban terbawa arus dan tenggelam," ungkap Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR dalam keterangan tertulisnya.

Warga setempat sempat melakukan pencarian sebelum tim SAR tiba di lokasi, namun tidak membuahkan hasil.

Tim yang diterjunkan ke lokasi membagi personel dalam melakukan pencarian tersebut.

"Kami membagi area pencarian menjadi dua, dimana SRU pertama melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet hingga sejauh satu kilometer dari lokasi kejadian. Kemudian SRU kedua melakukan pencarian dengan pengamatan secara visual melalui jalur darat dengan jarak satu kilometer dari lokasi kejadian," terangnya.

Sementara, tim gabungan dalam operasi SAR tersebut meliputi Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Sepatan, Koramil Sepatan, Damkar Kabupaten Tangerang, Damkar Kota Tangerang, TAGANA Tangerang, SAR MTA, IEA, dan masyarakat setempat. 

"Hingga saat ini korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan" pungkasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

KAB. TANGERANG
Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:20

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 29,5 hektare area persawahan di daerahnya yang gagal panen akibat terendam banjir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill