Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Jajaran Polresta Tangerang memberikan penghargaan kepada personelnya. Untuk periode Oktober 2020, sebanyak 36 anggota Polresta Tangerang dan polsek termasuk dari unsur PNS diganjar apresiasi.
Satu orang diantaranya mendapat hadiah tiket umroh yakni Pengda Nurwahid yang bertugas di Banum Sium Polsek Balaraja Polresta Tangerang.
"Penghargaan diberikan untuk mereka dengan prestasi dan kinerja terbaik," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat upacara pemberian penghargaan di Lapangan Polresta Tangerang, Rabu (4/11/2020).

Penghargaan kepada anggota berprestasi rutin setiap bulan dilaksanakan. Adapun penilaian dilakukan secara objektif oleh Bagian Sumber Daya.
Setiap satuan kerja atau polsek jajaran akan mengirimkan nama anggotanya yang akan dinominasikan sebagai penerima penghargaan.
“Nama-nama yang dinominasikan nantinya akan menjalani penilaian secara objektif,” ujar Ade.
Pemberian penghargaan sebagai upaya institusi mendorong anggota untuk meningkatkan kinerja dalam tugas.
Dengan adanya penghargaan, diharapkan anggota akan terpacu untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan menunjukkan kualitas terbaik.
Penghargaan ini akan diberikan rutin dan terus dilaksanakan setiap bulan kepada anggota yang aktif dan berprestasi.
Sebaliknya, anggota dengan kinerja buruk atau bahkan melakukan pelanggaran, akan diberi pembinaan atau tindakan.
"Untuk menjadi motivasi sehingga anggota semakin meningkatkan kualitas kinerjanya," terang Ade.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGMasyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK).
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews