Makam keramat Ki Seteng yang berada di wilayah Tigaraksa Kabupaten Tangerang, Jumat (18/12/2020). (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)
TANGERANGNEWS.com-Ziarah kubur bukanlah hal yang baru di kalangan umat Islam, karena ziarah makam ini sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW dan para sahabat Nabi.
Ziarah kubur mengandung kepercayaan bahwa orang yang telah meninggal dunia merasa senang dan mendapatkan pahala dari amalan-amalan peziarah.
Tahukah anda, di wilayah Tigaraksa Kabupaten Tangerang juga terdapat makam kramat. Lokasinya di Kampung Mampelem, Kecamatan Tigaraksa.
"Ya benar di sini terdapat makam Ki Mas Laeng dan Ki Seteng. Kalau datang kesini kemarin, saat malam Jumat. Sore gini sudah ramai," ujar Asep salah satu warga yang juga pengurus makam kramat itu.
Sedangkan pada hari lain, biasanya hari besar tertentu seperti hari besar Islam, pun ramai didatangi oleh para peziarah.
"Bahkan dari berbagai macam daerah mulai dari Banten sampai luar Pulau Jawa," jelasnya.
Para peziarah yang datang ke makam kramat itu datang untuk mengharapkan manfaat.
"Ponakan saya kemarin dari sini juga sekarang Alhamdulillah, cita-citanya sudah terwujud," terang Udin selaku Ketua RT setempat.
Adapun tujuan disyariatkannya kembali ziarah kubur adalah untuk mengingatkan peziarah bahwa kehidupan didunia ini tidak kekal dan mengingatkan kepada hari akhir. (RED/RAC)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pemetaan pada 28 titik perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur green line rute Tanah Abang-Rangkasbitung.
Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP), menerjunkan tim lapangan ke seluruh kecamatan untuk melakukan pendataan dan inspeksi mendadak (sidak) ke lapak-lapak
Earnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""