Makam keramat Ki Seteng yang berada di wilayah Tigaraksa Kabupaten Tangerang, Jumat (18/12/2020). (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)
TANGERANGNEWS.com-Ziarah kubur bukanlah hal yang baru di kalangan umat Islam, karena ziarah makam ini sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW dan para sahabat Nabi.
Ziarah kubur mengandung kepercayaan bahwa orang yang telah meninggal dunia merasa senang dan mendapatkan pahala dari amalan-amalan peziarah.
Tahukah anda, di wilayah Tigaraksa Kabupaten Tangerang juga terdapat makam kramat. Lokasinya di Kampung Mampelem, Kecamatan Tigaraksa.
"Ya benar di sini terdapat makam Ki Mas Laeng dan Ki Seteng. Kalau datang kesini kemarin, saat malam Jumat. Sore gini sudah ramai," ujar Asep salah satu warga yang juga pengurus makam kramat itu.
Sedangkan pada hari lain, biasanya hari besar tertentu seperti hari besar Islam, pun ramai didatangi oleh para peziarah.
"Bahkan dari berbagai macam daerah mulai dari Banten sampai luar Pulau Jawa," jelasnya.
Para peziarah yang datang ke makam kramat itu datang untuk mengharapkan manfaat.
"Ponakan saya kemarin dari sini juga sekarang Alhamdulillah, cita-citanya sudah terwujud," terang Udin selaku Ketua RT setempat.
Adapun tujuan disyariatkannya kembali ziarah kubur adalah untuk mengingatkan peziarah bahwa kehidupan didunia ini tidak kekal dan mengingatkan kepada hari akhir. (RED/RAC)
Bank Banten melaporkan lonjakan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang tahun 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar di Kota Serang, Rabu 21 Januari 2026.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menerjunkan petugas gabungan untuk menertibkan kawasan Pasar Sipon dari pedagang kali lima (PKL) liar di sepanjang Jalan Irigasi Sipon, Cipondoh, Kota Tangerang.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, memberikan reaksi keras menanggapi dugaan tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang oknum guru terhadap sejumlah murid di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di kawasan Serpong.
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""