Banjir di 2 Desa Mekar Baru Lumpuhkan Aktivitas 2.029 Warga
Rabu, 4 Februari 2026 | 22:39
Banjir menerjang dua desa di Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang pada Rabu 4 Februari 2026. Akibatnya, aktivitas 2.029 warga yang terdampak lumpuh total.
TANGERANGNEWS.com-Wakil Presiden RI KH. Ma'ruf Amin dikabarkan akan berziarah ke Makam Pahlawan Raden Aria Wangsakara di Desa Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Kamis (6/7/2020) sore.
Pantauan TangerangNews di lokasi, terlihat sejumlah personel gabungan dari unsur TNI dan Polri serta Satpol PP telah bersiaga melakukan pengamanan atas kedatangan orang nomor dua Republik Indonesia itu.
"Iya rencananya sore ini beliau akan ziarah," terang salah seorang petugas yang enggan disebutkan namanya.
Rencananya, Wakil Presiden akan berziarah didampingi dengan Bupati Tangerang, tokoh alim ulama dari Tangerang Selatan, serta putrinya Siti Nur Azizah.
Informasi yang dihimpun, KH. Maruf Amin masih keturunan dari Raden Aria Wangsakara, seorang tokoh yang menjadi pendiri Tangerang serta pejuang melakukan perlawanan terhadap penjajahan Belanda.
Hal tersebut dipaparkan oleh Tubagus Nurfadil selaku Wakil Bidang Sejarah Balai Adat Keariaan Tangerang.
"Betul, jadi KH. Ma'ruf Amin ini ada silsilah, yaitu dari Ibu dan Bapaknya,” ujarnya.
“Silsilah dari garis Ibunya tersambung ke silsilah garis keluarga Tanara, Kabupaten Serang, termasuk kerabat dari pada Sanawi Tanara. Nah beliau (KH. Ma'ruf Amin) keluarga dari garis ayahnya beliau (Sanawi Tanara). Nanti ada lagi dari garis nenek buyutnya dan bersambung kepada Aria Wangsakara, yang merupakan tokoh Tangerang dan beliau sebagai imam kesultanan Banten," tambahnya.
Makam Pahlawan Raden Aria Wangsakara telah ditetapkan sebagai kawasan Cagar Budaya oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.(RMI/HRU)
Banjir menerjang dua desa di Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang pada Rabu 4 Februari 2026. Akibatnya, aktivitas 2.029 warga yang terdampak lumpuh total.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjelaskan alasan penggunaan paving block untuk memperbaiki jalan rusak di Kota Tangerang.
Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews