Connect With Us

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Pakuhaji Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 2 Februari 2021 | 11:29

Suasana rumah di Kecamatan Pakuhaji rusak akibat hantaman angin puting beliung pada, Kabupaten Tangerang, Senin (1/2/2021), pukul 18.17 WIB. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan rumah di tiga desa di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang rusak akibat hantaman angin puting beliung pada, Senin (1/2/2021), pukul 18.17 WIB.

Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, ada total 23 rumah yang mengalami kerusakan di Desa Rawaboni, Laksama dan Bonisari.

Adapun di Desa Rawaboni, angin tersebut menyebabkan satu rumah tinggal rusak berat dan 12 rusak ringan. Sementara di Desa Laksana, ada sembilan rumah rusak ringan. Di Desa Bonisari rumah yang rusak ringan ada satu.

Bukan hanya merusak rumah, angin puting beliung ini juga menyebabkan pohon tumbang yang menghalangi akses jalan di Kampung Cariu, Desa Rawaboni.

BPBD Kabupaten Tangerang menerjunkan tim dari Pos Damkar dan Penyelamatan Bencana Kecamatan Pakuhaji. Petugas langsung melakukan penebangan pohon tumbang. Hingga pukul 22.00 WIB, akses jalan sudah dapat di lalui kembali. (RAZ/RAC)

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill