Connect With Us

Angin Puting Beliung Terjang Rumah Warga di Mauk

Maya Sahurina | Kamis, 12 Desember 2019 | 15:05

Tampak rumah miliki warga di Desa Tegal Kunir, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang rusak berat akibat di terpa angin hujan yang besar. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Hujan yang juga disertai angin kencaang merusak beberapa rumah miliki warga di Desa Tegal Kunir, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (12/12/2019). Selain rumah, aliran listrik pun menjadi terganggu akibat hembusan angin berkeceptan tinggi tersebut.

Sekretaris Kecamatan Mauk Cucu Abdulrosyied mengatakan, pihaknya tengah melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang rusak. "Sedang didata jumlah korban, kita juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyiapkan bantuan yang dibutuhkan,” pungkasnya.

Tampak rumah miliki warga di Desa Tegal Kunir, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang rusak berat akibat di terpa angin hujan yang besar.

Cucu menambahkan, dari hasil laporan ada beberapa desa yang mengalami hal serupa. "Kejadian tersebut tidak hanya terjadi di Desa Tegal Kunir saja, tetapi di Desa Sasak serta beberapa desa lainnya,” ujarnya.

Salah satu warga Desa Tegal Kunir, Muslim, kebingungan setelah rumah huniannya diterjang angin. Pasalnya untuk memperbaiki kembali rumah itu butuh biaya yang cukup besar.

Tampak rumah miliki warga di Desa Tegal Kunir, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang rusak berat akibat di terpa angin hujan yang besar.

"Saya bingung nanti tinggal di mana, soalnya rumah rusak parah. Berharap ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang atau dermawan yang mau membantu memperbaiki," ungkapnya.

Baca Juga :

Sementara Khotib salah satu warga Desa Gunung Sari mengatakan, di desanya juga hampir diterjang angin puting beliung. 

"Allhamdulillah enggak kena, tapi tetangga rumahnya roboh. Selain itu ada Desa Sasakyang juga kena dampak. Semoga segera dapat diperbaiki oleh pemerintah," katanya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

KOTA TANGERANG
Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Jumat, 16 Januari 2026 | 21:16

Polres Metro Tangerang Kota mengungkap fakta bahwa konsumsi obat-obatan keras jenis Tramadol dan Hexymer kerap dijadikan dorongan nyali bagi para remaja di Tangerang untuk tawuran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill