KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Galian tanah di Kampung Buaran Jati, Desa Buaran Jati, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang dikeluhkan warga setempat.
Muhammad Surta, salah satu warga mengatakan, aktifitas truk galian tanah yang beroperasi sangat mengganggu karena kerap mengotori dan membuat jalan becek setiap hujan turun.
“Sekarang sudah musim penghujan,
tapi aktifitas galian tanah masih berjalan. Akibatnya jalan tertutup tanah merah dan sangat licin,” ujarnya, Rabu (4/12/2019).
BACA JUGA:
Menurut Surta, galian tanah itu sudah beroperasi sejak lama, namun tidak ada penindakan atau teguran tegas dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.
"Galian tanah itu sudah sangat dalam dan sudah termasuk kategori merusak lingkungan. Pihak berwenang belum bertindak," katanya.
Sementara itu, Sinta, salah satu pengguna Jalan Raya Jatiwaringin mengatakan, akibat adanya aktivitas galian tanah tersebut, jalan menjadi sangat licin.
“Kalau hujan licin banget. Soalnya tanah yang nutupin jalan tebel banget. Beberapa waktu lalu juga ada pengendara motor yang jatuh,” ucapnya.
Sinta berharap agar ada solusi lain dalam mengatasi galian tanah yang mengotori jalan itu.
“Kalau bisa ditertibkan, karena katanya galian tanah di Kabupaten Tangerang itu ilegal semua. Kalau tidak ditertibkan setidaknya pihak pengembang atau pengelola menyiapkan orang untuk membersihkan jalan,” pungkasnya.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPolresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews