Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com—Penemuan sesosok mayat pria di dalam kontrakan di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang menggegerkan warga setempat, Selasa (15/10/2019) malam. Sebab, mayat itu sudah dalam kondisi membusuk.
Lurah Tanah Tinggi Hadi Ismanto menjelaskan, penemuan sesosok mayat itu diawali dari informasi masyarakat yang mengadu adanya bau tak sedap di lingkungan tersebut.
Warga yang gelisah kemudian melaporkan ke RT dan RW. Kelompok warga pun kompak menyelidiki dan menemukan sumber bau itu dari dalam kontrakan.
"Setelah koordinasi, saya menerima informasi pukul 20.00 WIB, jadi masyarakat saling memembantu dan seperti itu tadi (penemuan mayat)," ujarnya, Rabu (16/10/2019).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sesosok mayat itu diduga kuat bernama Taryadi, 44, yang telah meninggal sejak dua hari yang lalu.
Baca Juga :
Korban dikenal tertutup sehingga tidak banyak yang mengetahui identitas lengkap maupun profesinya. Dia terakhir kali dilihat warga pada Minggu (13/10/2019).
Hadi mengatakan, dalam kontrakan korban ditemukan sejumlah obat-obatan.
"Saya lihat ada semacam obat warung, entah korban lagi sakit atau apa, nanti pihak kepolisian yang menjelaskan," ungkapnya.
Menurut Kapolsek Tangerang Kompol Puji Hardi, petugas telah mengevakuasi korban. Jasad korban pun sudah dibawa ke RSUD Tangerang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Ia menyimpulkan, bahwa korban diduga meninggal karena sakit. "Hasil cek saksi-saksi dan pemilik kontrakan di perkirakan korban MD (meninggal dunia) karena sakit," pungkasnya.(RMI/HRU)
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGPiala Dunia 2026 akan segera bergulir mulai 12 Juni 2026. Turnamen yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta.
Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews