Connect With Us

Warga Geger Temukan Mayat Pria Mengambang di Kali Cadas

Maya Sahurina | Selasa, 25 Juni 2019 | 14:12

Warga mengevakuasi jasad seorang pria yang tewas ditemukan mengambang di kali Cadas, Jalan Raya Cadas-Kukun, Kampung Pangodokan Kaler, RT 6/1, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Selasa (25/6/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Jasad seorang pria ditemukan warga mengambang di kali Cadas, Jalan Raya Cadas-Kukun, Kampung Pangodokan Kaler, RT 6/1, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Selasa (25/6/2019).

Saat ditemukan, pria nahas itu mengenakan kaos berwarna oranye dipadu warna cokelat serta celana panjang warna cokelat.

Keterangan yang dihimpun TangerangNews, jasad pria itu pertama kali dilihat warga yang melintas sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca Juga :

"Pas ditemukan, posisinya mengambang telungkup dekat sampah batang pohon," ujar Ujang, warga di lokasi kepada TangerangNews.

Lokasi tersebut, lanjutnya, langsung ramai didatangi warga setempat. Mereka menonton jasad pria yang belum diketahui identitasnya dari bibir kali.

"Tadi polisi datang ke lokasi sekitar jam 08.00 WIB. Terus sudah berhasil diangkat sekitar jam 10.00 WIB," jelasnya.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad pria yang diperkirakan berusia sekitar 40 tahun itu dimasukkan ke kantong mayat, kemudian dibawa menggunakan mobil petugas menuju rumah sakit umum Tangerang.

Dikonfirmasi, Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Ucu Syaifulloh membenarkan peristiwa tersebut.

"Benar, personel kami sudah ke lokasi. Sekarang sudah di RSU Tangerang," katanya.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill