Connect With Us

Tekan COVID-19, Kampung Tangguh di Kelapa Dua Sediakan Swab Antigen Gratis

Rachman Deniansyah | Jumat, 26 Februari 2021 | 21:34

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran beserta petugas lainya saat meninjau ke lokasi Kampung Tangguh Jaya di Perumahan Dasana Indah, Bojong Nangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/2/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kampung Tangguh Jaya yang berlokasi Perumahan Dasana Indah, Bojong Nangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, terus menunjukkan usahanya dalam menekan kasus penyebaran COVID-19. 

Salah satu caranya, Kampung Tangguh yang berada di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan tersebut kini menyediakan alat pemeriksaan swab antigen secara gratis bagi warganya. 

Saat meninjau ke lokasi, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran menuturkan, selain alat yang disediakan gratis, pihaknya juga telah melatih puluhan warga agar dapat melakukan pemeriksaan secara mandiri. 

Petugas gabungan berserta Babinsa dan Babinkamtibmas yang mengawasi serta pak RT setempat saat meninjau ke lokasi Kampung Tangguh Jaya di Perumahan Dasana Indah, Bojong Nangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/2/2021).

"Jadi kalau warga merasa kurang enak badan disiapkan swab antigen gratis dan bisa door to door karena 52 warga disini dilatih untuk bisa swab antigen mandiri," ujar Fadil di lokasi, Jumat (26/2/2021). 

Selain itu dalam menekan penyebaran kasus COVID-19, Kampung Tangguh Kampung Jaya tersebut juga menyediakan ruang isolasi khusus warga yang terdampak.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran beserta petugas lainya saat meninjau ke lokasi Kampung Tangguh Jaya di Perumahan Dasana Indah, Bojong Nangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/2/2021).

"Jadi nanti ada Satgas. Ada juga yang mengontrol, yaitu Babinsa dan Babinkamtibmas yang mengawasi dan ada pak RT juga. Saya kira efektif, apalagi masyarakat ikut mengontrol," katanya. 

Selain itu, ada pula sejumlah fasilitas lainnya yang berguna bagi masyarakat dalam menghadapi pandemi ini. Seperti diantaranya pengembangbiakan ikan lele untuk perekonomian warga. 

Atas seluruh fasilitas tersebut, Fadil menyebut bahwa Kampung Tangguh Jaya ini telah terbukti dalam menekan kasus penyebaran COVID-19. 

"Terakhir Senin kemarin ada 29 orang dan hari ini mulai turun tinggal 25 orang. Jadi sembuh 4," tuturnya. 

Sementara itu di hari yang sama, Fadil juga menyempatkan diri untuk berkunjung ke Kampung Tangguh yang berlokasi di wilayah Pondok Aren, Tangerang Selatan. 

Didampingi Wali Kota Airin Rachmi Diany, Fadil kembali mengungkapkan keberhasilan Kampung Tangguh dalam menekan penyebaran COVID-19. 

"Tadinya ada 27 kasus seiring dengan perkembangan intervensi 3T, sekarang tinggal satu orang," ucap Fadil. 

Fadil berharap dengan konsistensi pelibatan dan partisipasi warga untuk ikut serta melakukan testing.  Sehingga bisa menekan laju pertumbuhan kasus positif. 

"Mudah-mudahan ini akan bermanfaat karena dia 24 jam standby. Karena warga yang ada bermukim di RW ini sendiri kalau dia harus ke Puskesmas kan mungkin prosedurnya lama, dengan kecepatan ini mungkin treatmentnya bisa lebih cepat. Sehingga kesembuhan dan mencegah kematian juga jauh lebih efektif," pungkasnya. (RED/RAC)

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill