Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Kampung Tangguh Jaya yang berlokasi Perumahan Dasana Indah, Bojong Nangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, terus menunjukkan usahanya dalam menekan kasus penyebaran COVID-19.
Salah satu caranya, Kampung Tangguh yang berada di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan tersebut kini menyediakan alat pemeriksaan swab antigen secara gratis bagi warganya.
Saat meninjau ke lokasi, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran menuturkan, selain alat yang disediakan gratis, pihaknya juga telah melatih puluhan warga agar dapat melakukan pemeriksaan secara mandiri.

"Jadi kalau warga merasa kurang enak badan disiapkan swab antigen gratis dan bisa door to door karena 52 warga disini dilatih untuk bisa swab antigen mandiri," ujar Fadil di lokasi, Jumat (26/2/2021).
Selain itu dalam menekan penyebaran kasus COVID-19, Kampung Tangguh Kampung Jaya tersebut juga menyediakan ruang isolasi khusus warga yang terdampak.

"Jadi nanti ada Satgas. Ada juga yang mengontrol, yaitu Babinsa dan Babinkamtibmas yang mengawasi dan ada pak RT juga. Saya kira efektif, apalagi masyarakat ikut mengontrol," katanya.
Selain itu, ada pula sejumlah fasilitas lainnya yang berguna bagi masyarakat dalam menghadapi pandemi ini. Seperti diantaranya pengembangbiakan ikan lele untuk perekonomian warga.
Atas seluruh fasilitas tersebut, Fadil menyebut bahwa Kampung Tangguh Jaya ini telah terbukti dalam menekan kasus penyebaran COVID-19.
"Terakhir Senin kemarin ada 29 orang dan hari ini mulai turun tinggal 25 orang. Jadi sembuh 4," tuturnya.
Sementara itu di hari yang sama, Fadil juga menyempatkan diri untuk berkunjung ke Kampung Tangguh yang berlokasi di wilayah Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Didampingi Wali Kota Airin Rachmi Diany, Fadil kembali mengungkapkan keberhasilan Kampung Tangguh dalam menekan penyebaran COVID-19.
"Tadinya ada 27 kasus seiring dengan perkembangan intervensi 3T, sekarang tinggal satu orang," ucap Fadil.
Fadil berharap dengan konsistensi pelibatan dan partisipasi warga untuk ikut serta melakukan testing. Sehingga bisa menekan laju pertumbuhan kasus positif.
"Mudah-mudahan ini akan bermanfaat karena dia 24 jam standby. Karena warga yang ada bermukim di RW ini sendiri kalau dia harus ke Puskesmas kan mungkin prosedurnya lama, dengan kecepatan ini mungkin treatmentnya bisa lebih cepat. Sehingga kesembuhan dan mencegah kematian juga jauh lebih efektif," pungkasnya. (RED/RAC)
TODAY TAGPercepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews