Connect With Us

Pos Polisi Bitung Dirusak Massa

| Jumat, 24 September 2010 | 12:18

Pos polisi Bitung, Curug, Kabupaten Tangerang yang dirusak massa di jaga aparat Polres Metro Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANGNEWS-Segerombolan massa yang berjumlah lebih dari 40 orang merusak pos polisi Bitung, di Jalan Gatot Subroto Km 8, Bitung, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, sekitar pukul 09.00 WIB pagi ini. Dalam peristiwa tersebut, empat polisi yang sedang berada di pos tersebut dipaksa keluar oleh massa.
 
 
Menurut saksi mata di lokasi kejadian, Aye Setiawan yang juga  seorang penjual rokok dan minuman di seberang pos polisi. Kejadian itu terjadi sekitar 25 menit. Tiba-tiba saja, warga berdatangan dan mendatangi pos polisi yang berada di perempatan Bitung tersebut. Warga bedatangan dari arah Curug. “Mereka datang dengan mengendarai sepeda motor,” ujar Aye, kepada TangerangNews.com.
 
 
Aye yang juga warga Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug RT3/3 itu mengatakan, warga yang datang sepertinya gabungan. Mereka, kata Aye, sebelum melakukan aksinya lebih dulu cek-cok mulut dengan polisi yang ada di dalam pos . “Warga sepertinya tidak senang dengan adanya warga sekitar yang di kenai pelanggaran tilang,” katanya.
 
Karena cek-cok mulut itulah akhirnya warga merusak pos polisi itu. “Massa ada yang mengunakan kayu dan batu. Mereka melempari pos polisi dengan batu setelah sebelumnya mengeluarkan polisi di dalam. Tidak lama setelah polisi di usir warga, mereka pun pergi,” katanya.
 
Menurut seorang tukang ojek di lokasi yang tidak mau menyebutkan namanya. Massa kesal karena polisi kerap melakukan penilangan kepada warga sekitar. “Itu yang saya tahu, karena mereka berteriak soal tilang. Massa juga bilang, mereka sering dibentak dengan kasar oleh polisi yang menilang. Mereka setiap hari kena tilang,” katanya.
 
Pantauan TangerangNews.com di lokasi kejadian, tampak polisi sudah mulai berdatangan dan menjaga ketat pos polisi yang atap dan jendela kacanya sudah dirusak warga. Pos polisi yang berukuran sekitar 3 x 3 meter itu pun kawatnya dijebol. Selain itu atribut polisi seperti topi dan jaket tercecar. Sejumlah pejabat di Polres Kabupaten Tangerang pun mulai berdatangan. Aparat intel pun mengelilingi lokasi kejadian.(dira)
 
BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill