Connect With Us

Bupati Tangerang Sebut Warga Antusias Divaksin, Tapi Ketersediaan Kurang

Faisal Fazri | Jumat, 25 Juni 2021 | 14:22

Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran COVID-19. (@TangerangNews / Faisal Fazri)

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang A Zaki Iskandar meminta pemerintah pusat untuk bisa mempertimbangkan jumlah penduduk dalam distribusi vaksin ke daerah.

Menurutnya, kurangnya ketersediaan memaksa pemerintah daerah harus memilih masyarakat yang menerima vaksin.

"Tantangan kami adalah alokasi distribusi vaksin yang harus berbagi dengan daerah lain. Informasi yang saya dapat juga dari pemerintah pusat datangnya secara bertahap," ujarnya, Jumat 25 Juni 2021

Antusiasme warga Kabupaten Tangerang sangat tinggi untuk menerima vaksin COVID-19. Namun, hal tersebut yang menjadi kendala pemerintah daerah manakala tidak seimbang dengan tingkat ketersediaan vaksin.

Guna menangani hal ini, pemerintah daerah terpaksa memilah dan memilih warga mana yang harus diprioritaskan. Seperti manula, pra-manula, pekerja, tenaga kesehatan, guru, tenaga pendidik sampai dengan pengajar pondok pesantren. 

Saat ini, populasi penduduk di Kabupaten Tangerang sebanyak 4 juta. Hingga hari ini yang sudah menerima vaksin dosis pertama sebanyak 115 ribu orang dan penerima dosis kedua sebanyak 90 ribu orang.

Jumlah penerima masih jauh dari harapan batas minimal untuk mencapai Herd Immunity atau kekebalan kelompok yakni 3 juta dosis vaksin bagi penduduk Kabupaten Tangerang. 

"Hanya memang yang kami inginkan terkati distribusi vaksin, tolong diperlihatkan juga dari jumlah populasi, tidak secara proporsi. Sampai dengan hari ini kami menerima vaksin selalu disamaratkan," katanya. 

Zaki mencontohkan di Tangerang Raya, populasi Kota Tangerang 2,2 juta jiwa dan Kota Tangerang Selatan 1,7 juta jiwa. Jumlah itu jauh dibanding Kabupaten Tangerang yang mencapai 4 juta jiwa 

"Tapi kita mendapat jumlah vaksin yang sama, dibagi rata, padahal jumlah penduduk kami lebih banyak dibandingkan Kota Tangerang dan Tangsel," pungkasnya. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

KAB. TANGERANG
Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 22:18

Warga Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat pria pada Jumat malam 2 Oktober 2026.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill