Connect With Us

Belum Vaksin? Buruan Daftar Lewat Aplikasi Vaksinasi di Kota Tangerang 

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 21 Juni 2021 | 13:24

Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Mulyani. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Aplikasi Pendaftaran Vaksinasi COVID-19 baru saja diluncurkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang.

Dengan adanya aplikasi tersebut diharapkan bisa mempercepat program Vaksinasi COVID-19 di Kota Tangerang. Targetnya, 1,2 juta penduduk atau 70 % dari total populasi masyarakat sudah divaksin.

"Dengan adanya aplikasi tersebut mudah-mudahan target Vaksinasi COVID-19 di Kota Tangerang bisa terpenuhi, sehingga herd immunity bisa terbentuk," ujar Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Mulyani mengatakan, Senin 21 Juni 2021. 

Aplikasi Pendaftaran Vaksinasi COVID-19 juga mempermudah masyarakat yang selama ini masih belum mendapatkan akses layanan Vaksinasi COVID-19. 

Caranya cukup mudah, tinggal masuk link vaksinasi.tangerangkota.go.id, kemudian klik daftar dan isi formnya, kemudian tinggal tunggu notifikasi lewat whatsapp.

Tampilan Aplikasi Pendaftaran Vaksinasi COVID-19.

“Warga juga bisa mengecek NIK-nya sudah terdaftar atau belum lewat link tersebut, termasuk jadwal vaksinasinya," imbuh Mulyani.

Setelah diluncurkan pada Minggu 20 Juni 2021 kemarin, ada 8.521 warga Kota Tangerang yang sudah terdaftar menjadi calon penerima Vaksin COVID-19.

"Angka ini kita harapkan terus naik, karena dari target 1,2 juta jiwa, baru 235.501 jiwa yang sudah tervaksin. Dengan rincian 234.239 orang sudah tervaksin dosis 1 dan 150.138 sudah mendapatkan vaksin dosis 2," papar Mulyani. 

Adapun aplikasi Pendaftaran Vaksinasi COVID-19 menyasar masyarakat Kota Tangerang berusia 18 tahun atau di atasnya yang belum pernah menerima vaksinasi atau vaksinasi dosis ke-2. Selain itu juag bagi yang tidak terdaftar dalam sasaran/penerima manfaat Vaksin Gotong Royong. 

"Mereka diwajibkan memiliki KTP Kota Tangerang, kecuali lansia usia 60 tahun keatas dapat menggunakan surat keterangan domisili," papar Mulyani. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Ini Promo PLN di Bulan Juli 2026, Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 7.700 VA

Ini Promo PLN di Bulan Juli 2026, Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 7.700 VA

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:57

PT PLN (Persero) kembali meluncurkan program potongan biaya tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui promo bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya”.

TANGSEL
Ciri-ciri Terekam CCTV, Dua Pelaku Curanmor Ditangkap saat Papasan dengan Polisi di Ciputat

Ciri-ciri Terekam CCTV, Dua Pelaku Curanmor Ditangkap saat Papasan dengan Polisi di Ciputat

Kamis, 16 Juli 2026 | 12:58

Dua orang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) AM, 32, dan DS, 27, ditangkap aparat Tim Opsnal Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ciputat Timur yang beraksi di wilayah tersebut.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill