Connect With Us

Gerak Cepat DLHK Kabupaten Tangerang, Sampah di Kali Prancis Bersih

Tim TangerangNews.com | Selasa, 16 November 2021 | 19:37

Kali Prancis, Dadap, Kecamatan Kosambi. (@TangerangNews / Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Tumpukan sampah akibat banjir di Kali Prancis, Dadap, Kecamatan Kosambi, kini sudah hampir bersih. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang bergerak cepat membersihkan dan mengangkut sampah yang menumpuk hingga 1 kilometer itu di kali tersebut. 

Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan, pihaknya telah menurunkan beberapa personel, armada truk, dan alat berat untuk mengangkut sampah. “Allhamdulillah, kalau dilihat dari arah jembatan ke arah laut sudah bersih," kata Taufik, Senin 15 November 2021. 

Taufik menjelaskan, pihaknya menerjunkan personel dan alat berat sejak Sabtu lalu untuk membersihkan sampah di Kali Prancis. Hingga Senin sore 15 November 2021, sampah yang sebelumnya menumpuk di kali tersebut sudah hampir selesai dibersihkan. Meskipun sampah di sungai tersebut masih tersisa kurang lebih 10 meter, dia terus berupaya membersihkan aliran sungai.

"Dalam proses pengangkutan sampah ini, kami juga turut dibantu oleh Karang Taruna Kecamatan Kosambi. Walaupun masih tersisa kurang lebih 10 meter lagi, kami akan terus berupaya untuk menyelesaikan (Pembersihan Sampah) ini," ungkap Taufik.

Ia berharap, penanganan sampah di kali yang berada di wilayah tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah saja, akan tetapi ini merupakan tanggung jawab bersama masyarakat khususnya masyarakat di Kabupaten Tangerang.

"Ini merupakan tanggung jawab bersama, artinya bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, akan tetapi masyarakat juga harus tetap menjaga lingkungannya dengan tidak membuang sampah sembarangan," tutur dia.

Sebelumnya, akibat terbawa arus air saat hujan, aliran Kali Prancis di Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, dipenuhi sampah. Selain dipenuhi sampah, permukaan kali juga terlihat dipenuhi oleh puing kayu yang terbawa arus air.

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill