Connect With Us

Sampah Asal Tangsel Ditolak Warga Serang, Ini Tanggapan DLH

Rachman Deniansyah | Kamis, 28 Oktober 2021 | 14:54

Tangkapan layar satu unit truk pengangkut sampah dihadang sejumlah warga Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten, Selasa 26 Oktober 2021 malam. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pembuangan sampah asal Kota Tangerang Selatan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cilowong, Taktakan, Kota Serang, Banten kini tersendat akibat adanya penolakan warga sekitar. 

Bahkan sebagai bentuk penolakan, warga Serang sempat mengadang truk yang berdatangan dan membuang sampah-sampah yang diangkut di sejumlah kantor kecamatan dan kelurahan. 

Merespons aksi penolakan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel pun langsung memberikan tanggapannya. 

Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan, Wismansyah mengatakan, penolakan itu mulai diketahui pihaknya pada Selasa, 26 Oktober 2021 malam. 

"Warga menahan kendaraan truk sampah dari Tangsel tidak boleh buang ke TPA Cilowong, Serang dan ada beberapa kendaraan yang dipaksa untuk membuang muatan sampah di kantor kelurahan dan kantor kecamatan," ujar Wismansyah menceritakan aksi penolakan tersebut, Kamis, 28 Oktober 2021. 

Atas permasalahan itu, ia mengaku segera melakukan sejumlah langkah. Termasuk salah satunya berkoordinasi dengan pemerintah setempat, selaku pihak yang saling menjalin kerjasama terkait pembuangan sampah tersebut. 

 "Ya mudah-mudahan bisa diselesaikan dengan baik. Sebenarnya kita sudah berkoordinasi dengan teman-teman di Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang dalam rangka menyelesaikan persoalan ini untuk membangun komunikasi dengan masyarakat. Namun mungkin ada pesan yang tidak sampai ke masyarakat," tuturnya. 

Menurutnya, pembuangan sampah yang dilakukan sejauh ini di TPA Cilowong, Serang, sudah disepakati kedua pihak. 

"Karena sebelumnya pada hari Selasa kemarin sudah ada kesepakatan bahwa kita boleh membuang di atas pukul 19.00 WIB. Kita kaget juga sampai ada pengadangan," katanya. 

Namun untuk saat ini, permasalahan tersebut kini masih dalam proses penyelesaian, baik antara pemerintah Kota Serang, Tangsel, ataupun warga sekitar yang melakukan aksi penolakan tersebut. 

"Berarti ada yang harus dikomunikasikan lagi dengan warga, karena teman-teman LH kota Serang sudah bertemu dengan kelompok masyarakat Selasa malam, yang isinya bahwa truk sampah kota Tangsel boleh membuang tapi malam hari sampai pagi," pungkasnya.

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

TANGSEL
Diduga Diserang Gangster saat Nongkrong, Remaja di Buaran Tangsel Ususnya Terburai

Diduga Diserang Gangster saat Nongkrong, Remaja di Buaran Tangsel Ususnya Terburai

Kamis, 24 September 2026 | 20:29

Aksi penyerangan brutal oleh sekelompok pemuda diduga gangster meneror warga di Jalan Buaran Viktor, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu 23 September 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill