Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Jasad Putri Yasmin, bocah perempuan berusia 10 tahun yang menghilang akibat terseret aliran Kali Angke di wilayah Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangerang Selatan, akhirnya berhasil ditemukan.
Jasadnya ditemukan tim SAR gabungan setelah dua hari masa pencarian. Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal pada Senin, 25 Oktober 2021, sekitar pukul 11.00 WIB.
"Berkat sinergitas tim SAR gabungan akhirnya korban bisa segera kita temukan dan langsung kita serahkan kepada pihak keluarga," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Hendra Sudirman.

Jasad korban yang sudah membengkak tersebut, ditemukan tim dalam jarak yang cukup jauh dari titik awal kejadian.
"Korban ditemukan kurang lebih 5 Km dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi menuju ke rumah duka," katanya.
Diduga, jasad korban sempat terselip tumpukan sampah yang mengapung. Korban baru ditemukan ketika tumpukan sampah tersebut berhasil diurai, dan aliran sungai kembali mengalir lancar.

"Ditemukan mengambang sama warga terus mereka laporan ke kita. Indikasinya memang di antara tumpukan sampah. Kemudian tim SAR gabungan mengurai sampah curiganya korban ada di bawah tumpukan sampah," jelas dia.
Sebelumnya, korban perempuan yang masih berusia 10 tahun dinyatakan menghilang usai terseret arus aliran Kali Angke di wilayah Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu, 23 Oktober 2021.
Korban hanyut lantaran terpleset ketika bermain bersama teman-temannya kala itu. Ia tak bisa menyelamatkan diri akibat aliran kali yang cukup kencang.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews