Connect With Us

Hanyut di Bogor, Remaja Ini Ditemukan Tewas di Pintu Air 10 Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 14 Agustus 2020 | 11:37

Timsar saat mengevakuasi jenazah Miftahul Huda, 18, di Kali Cisadane. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Miftahul Huda, 18, warga Ciampea yang tenggelam di Kali Cisadane dalam keadaan meninggal.

Korban yang sebelumnya diketahui tenggelam di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, ini ditemukan di Pintu Air 10, Kota Tangerang pada Jumat (14/8/2020) pukul 09.30 WIB.

Hal itu diungkapkan Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.

"Betul sekali kita temukan korban bersama Damkar Kota Tangerang kurang lebih sekitar 30 km dari lokasi kejadian. Kemudian korban dievakuasi menuju RSUD Tangerang untuk menunggu proses selanjutnya dari pihak keluarga," ujarnya. 

Hendra mengungkapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang dialami oleh keluarga korban. 

"Kami juga mengucapkan terima kasih serta apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini," ucapnya.

Dalam pencarian hari ketiga ini tim SAR gabungan memperluas area pencarian dengan membagi area pencarian menjadi 3 tim. 

Tim pertama melakukan penyisiran menggunakan rafting boat dari lokasi kejadian hingga daerah Ciseeng sejauh 10 km. 

Tim kedua melakukan penyisiran menggunakan rafting boat dari Ciseeng hingga daerah Gunung Sindur sejauh 10 km. 

Sedangkan tim ketiga melakukan penyisiran secara visual melalui jalur darat dari lokasi kejadian sejauh 2 km. 

Diketahui korban yang bernama Miftahul Huda, 18, sedang berenang bersama seorang rekannya di pinggiran Sungai Cisadane pada Rabu (12/8/2020), sekitar pukul 15.45 WIB.

Karena terlalu asyik berenang, tanpa sadar mereka sudah ada di tengah sungai kemudian mereka pun panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Rekan korban, Gilang, 15, berhasil menyelamatkan diri ke tepian sungai sedangkan korban yang diduga panik akhirnya tenggelam dan terbawa arus Kali Cisadane.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

KOTA TANGERANG
HPN 2026, Sachrudin Bantu Biaya Pengobatan Wartawan yang Kecelakaan

HPN 2026, Sachrudin Bantu Biaya Pengobatan Wartawan yang Kecelakaan

Senin, 9 Februari 2026 | 19:52

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengunjungi wartawan yang mengalami kecelakaan kerja saat bertugas bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN), Senin, 9 Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill