Connect With Us

Diprotes Warga Serang, Pengiriman Sampah dari Tangsel Disetop

Tim TangerangNews.com | Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:19

Wali Kota Serang Syafrudin. (@TangerangNews / Tangkapan layar Instagram @kang_syafrudin)

TANGERANGNEWS.com-Pemkot Serang, Banten untuk sementara ini melakukan penghentian pengiriman sampah dari Kota Tangerang Selatan, menyusul adaya protes warga Serang lantaran menimbulkan bau yang sangat mengganggu. 

Wali Kota Serang Syafrudin mengaku secara pribadi ia tak masalah jika kerja sama dengan Pemkot Tangsel dalam pembuangan sampah disetop karena adanya protes dari masyarakat Serang. "Kalau saya pribadi mau setop atau mau dilanjut tidak ada masalah,” ujar Syafrudin kepada wartawan di Serang, Kamis 21 Oktober 2021.

Namun demikian, Syafrudin memandang bahwa pengiriman sampah dari Tangsel untuk kepentingan masyarakat secara luas. “Untuk kemaslahatan masyarakat harus dilanjut," kata dia. 

Menanggapi aksi warga di sepanjang Jalan Raya Taktakan Kota Serang yang menggelar protes menolak pengiriman sampah dari Tangsel, Syafrudin mengatakan bahwa sampah memang bau, apalagi kalau dicium. "Sebenarnya bukan bau, sampah mah tetap semua bau kalau dicium," ujar Syafrudin. 

Syafrudin menjelaskan pihak Dinas Lingkungan Hidup sudah melakukan antisipasi dengan penyemprotan di sepanjang jalan ke TPS Cilowong agar tak menimbulkan bau sampah yang menyengat. 

Menurut dia, jika memang masih ada bau yang dirasakan warga, hal itu karena truk sampah macet karena sedang ada pengecoran jalan, sehingga lebih menimbulkan bau. Terkait masalah tersebut, Pemkot Serang memberi kompensasi untuk warga di sekitar TPS, namun kompensasi ke warga telat.

Guna mengatasi masalah penolakan dari warga, Pemkot Serang merencanakan pekan depan akan melakukan pembahasan. Syafrudin berharap nantinya ada kesepakatan bersama sehingga kerja sama dengan Pemkot Tangsel tidak dibatalkan dan Pemkot Serang mendapat keuntungan.

Sebelumnya, kerja sama antara Pemkot Serang dengan Tangsel disepakati bahwa TPS Cilowong dijadikan tempat sampah dari Tangsel. Adapun jumlah sampah yang dikirim dari Tangsel sebanyak 400 ton per hari.

BANTEN
Polisi Bongkar Penjualan Solar Subsidi Ilegal di Banten, Dua Jadi Tersangka

Polisi Bongkar Penjualan Solar Subsidi Ilegal di Banten, Dua Jadi Tersangka

Senin, 28 September 2026 | 21:07

Polda Banten mengungkap dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di wilayah Kabupaten Serang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Senin, 28 September 2026 | 19:58

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill