Connect With Us

Tempat Pembuangan Sampah Ilegal di Kabupaten Tangerang Jadi Masalah

Tim TangerangNews.com | Rabu, 29 September 2021 | 10:47

Tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal. (@TangerangNews / Rmol)

TANGERANGNEWS.com-  Kepala Seksi Pengumpulan dan Pengangkutan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang Reni Farida menilai kesadaran warga membuang sampah ke tempat pembuangan sampah (TPS) hingga saat ini masih relatif rendah.

Hal itu, kata Reni, mengakibatkan banyak sampah berserakan di berbagai lokasi dan memunculkan TPS ilegal yang membuat lingkungan sekitar menjadi tidak bersih.

"Jadi permasalahan ini kembali lagi kepada perilaku masyarakatnya," ujarnya di Tangerang, Selasa 28 September 2021, dikutip dari Antara.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang mendorong warga meningkatkan kesadaran membuang sampah ke tempat pembuangan sampah yang telah disiapkan pemkab setempat di berbagai lokasi.

"Kita sudah membangun titik-titik tempat pembuangan sampah (TPS), namun pada kenyataannya sampai saat ini masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan," kata Reni.

Ia menjelaskan tentang upaya pemkab selama ini dalam mengatasi permasalahan sampah, salah satunya membangun TPS 3R (Reuse, Reduce, and Recycle) di 28 lokasi. "Sekarang masyarakat hanya tinggal mengumpulkan sampah di TPS 3R itu, kita akan menjemputnya," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya menggulirkan program membudidayakan magot untuk menangani sampah dengan hasil yang bernilai ekonomis bagi warga setempat.

Dinas Lingkungan Hidup juga akan terus berupaya seoptimal mungkin mengarahkan masyarakat agar membuang sampah pada tempat yang telah disiapkan.

"Saya berharap, ke depan masyarakat membuang sampah pada tempatnya. DLHK siap membantu untuk mengangkut sampah itu," tutur Reni.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Atasi Kelainan Refraksi Mata, JEC Skrining Ratusan Warga Kurang Mampu di Tangerang

Atasi Kelainan Refraksi Mata, JEC Skrining Ratusan Warga Kurang Mampu di Tangerang

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:41

Menindaklanjuti semangat World Sight Day 2026, JEC Eye Hospitals and Clinics berkolaborasi dengan Parent Teacher Association (PTA) Secondary Syafana Islamic School menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Pemeriksaan Mata Gratis.

BISNIS
Ingin Beli iPhone 18 Pro? Telkomsel Tawarkan Paket Bundling hingga Potongan Harga Rp1 Juta

Ingin Beli iPhone 18 Pro? Telkomsel Tawarkan Paket Bundling hingga Potongan Harga Rp1 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:00

Telkomsel menawarkan potongan harga hingga Rp1.000.000 untuk pembelian perangkat iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max melalui penukaran Telkomsel POIN di mitra penjualan offline tertentu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill