Connect With Us

Penyewa Indekos di Cikupa Tangerang Hidup dengan Sampah 

Tim TangerangNews.com | Selasa, 28 September 2021 | 21:01

Tangkapan layar tumpukan samapah di dalam Indekos yang berlokasi di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang,. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang penyewa indekost di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang kedapatan hidup dengan sampah hasil belanja sehari-hari. 

Lokas tepatnya, di Kampung Pengkolan, kontrakan milik Haji Itok hidup bersama sampah. 

Peristiwa itu baru diketahui pada Senin 27 September 2021. Ketika itu, seorang penyewa indekos tersebut sedang tidak berada di dalam kamar. 

Tetangga yang curiga khawatir jika penyewa sedang dalam keadaan sakit, karena tak pernah tampak. "Penyewa adalah seorang wanita, " kata tetangga yang enggan disebutkan namanya itu. 

"Dia sudah setahun kira-kira menyewa. Selalu bayar juga kontrakan, bahkan bulan ini dia sudah membayar. Bisa-bisanya tidur dengan sampah sebanyak itu," tambahnya. 

"Jadi keyahuannya ketika kami intip lewat lubang angin. Karena dia jarang kelihatan akhir-akgir ini. Takutnya sakit. Saat dilihat sampah semua di dalam kontrakannya, eh kata yang punya kontrakan dia lagi pulang kampung dulu. Kemungkinan si cewek itu akan kembali lagi," terangnya.

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

OPINI
Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:22

Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.

BANTEN
Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:03

Untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak tahun 2005, perhelatan musik bergengsi Java Jazz Festival 2026 resmi akan digelar di luar Jakarta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill