Connect With Us

Warga Legok Tangerang Geger Penemuan Bayi di Pembuangan Sampah

Tim TangerangNews.com | Selasa, 21 September 2021 | 17:11

Tangkapan layar warga saat mengambil sesosok bayi perempuan di tumpukan sampah yang berlokasi di Kampung Kebon Kosong RT 03/ RW 03, Serdang Wetan, Legok, Kabupaten Tangerang, Selasa 21 September 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com- Penemuan seorang bayi perempuan di areal galian pembuangan sampah di Kampung Kebon Kosong RT 03/ RW 03, Serdang Wetan, Legok, Kabupaten Tangerang, menggegerkan warga setempat. 

Penemuan bayi yang terjadi pada Selasa 21 September 2021, pukul 08.30 WIB itu berawal ketika seorang warga bernama Yuli hendak membuang sampah. Tiba-tiba saat itu ia mendengar suara bayi. Yuli kemudian langsung lari ketakutan. Selanjutnya dia memanggil orang untuk memastikan apakah benar bayi atau bukan.  

Retno Ayu, warga lain kampung tersebut yang mengetahui kabar penemuan bayi menceritakan kronologi kejadian. “Dia memanggil orang buat memastikan. Setelah dipancing dengan suara kucing, baru bayi itu menyaut dengan suara tangisan,“ ungkap Retno.

Sejumlah warga yang mendatangi lokasi mendapati posisi bayi dalam keadaan tengkurap. Saat diamati lebih dalam, bayi tersebut kemungkinan belum lama dibuang. Kemudian warga membawa bayi malang tersebut ke bidan Evi di Serdang Kulon untuk mendapat pertolongan dan perawatan medis. Setelah diperiksa bidan, diketahui juga bagian telinga bayi sempat digigiti semut karena ada bau amis. 

Polisi yang mendapat laporan dari warga mendatangi bayi mungil itu bersama aparat desa. Mereka hendak memindahkan bayi itu ke Puskesmas. Warga yang ingin mengadopsi bayi tersebut tidak diperkenankan karena polisi ingin mengusut kasusnya terlebih dahulu.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:22

Swiss-Belhotel Serpong dan Swiss-Belcourt Serpong berkolaborasi dengan Datik Batik menggelar kegiatan peringatan Hari Batik Nasional pada Kamis, 15 Oktober 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill