Banjir di Cipondoh Kian Sering, Warga Sebut Kini Bisa Terjadi Berkali-kali dalam Sebulan
Selasa, 5 Mei 2026 | 20:57
Warga Kampung Candulan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang mengeluhkan banjir yang semakin sering terjadi.
TANGERANGNEWS.com-W, 28, sengaja membuang bayi perempuan di Masjid Al Muhajirin, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang karena anak kandungnya ini merupakan hasil hubungan gelap.
Kapolsek Pinang Iptu Tapril mengungkapkan, bayi perempuan yang dibuang tersebut hasil hubungan gelap antara W dengan lelaki berinisial I, 33.
"Jadi gini, dia (W) kan hamil dengan laki-laki yang sudah beristri dan beranak. Sementara ini di luar dari pernikahan. Jadi karena dia bingung takut dimarahin keluarga, dicaci maki orangtuanya. Dia ambil keputusan seperti itu," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa 24 Agustus 2021.
W merupakan warga Komplek Sekneg Kecamatan Pinang, tetapi tinggal di rumah kontrakan di kawasan Petamburan Jakarta, karena bekerja sebagai pramusaji di RS Pelni.
Wanita itu lanjut Kapolsek, menjalin hubungan gelap dengan I di luar pernikahan. Sedangkan I merupakan sosok lelaki yang telah memiliki istri dan anak.
Kapolsek menambahkan, sebelum membuang bayinya, tersangka W melahirkan anaknya ini dengan persalinan sendiri di rumah kontrakannya.
"Iya hubungan gelap. Cuma karena dia (W) agak gemuk jadi hamilnya itu tidak ketahuan. Jadi dia melahirkannya di kontrakan," ungkapnya.
Adapun W dan I telah diamankan di Polres Metro Tangerang Kota. W telah ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan I belum.
"Nanti untuk kelanjutan tersangkanya yang jelas perempuan ya. Nanti diunsur laki-lakinya itu kemarin dia sih bilang tidak tahu kalau mau dibuang (bayinya) itu tidak tahu," katanya.
Warga Kampung Candulan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang mengeluhkan banjir yang semakin sering terjadi.
TODAY TAGSebanyak tujuh jamaah calon haji asal Provinsi Banten Banten gagal berangkat ke tanah suci dan dipulangkan dari Embarkasi Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang lantaran tidak istitha'ah atau tidak memenuhi syarat kemampuan.
Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews