Connect With Us

Hubungan Gelap Alasan Wanita Sengaja Buang Bayinya di Masjid Pinang Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 24 Agustus 2021 | 22:01

Polisi tangkap pembuang bayi. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-W, 28, sengaja membuang bayi perempuan di Masjid Al Muhajirin, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang karena anak kandungnya ini merupakan hasil hubungan gelap.

Kapolsek Pinang Iptu Tapril mengungkapkan, bayi perempuan yang dibuang tersebut hasil hubungan gelap antara W dengan lelaki berinisial I, 33.

"Jadi gini, dia (W) kan hamil dengan laki-laki yang sudah beristri dan beranak. Sementara ini di luar dari pernikahan. Jadi karena dia bingung takut dimarahin keluarga, dicaci maki orangtuanya. Dia ambil keputusan seperti itu," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa 24 Agustus 2021.

W merupakan warga Komplek Sekneg Kecamatan Pinang, tetapi tinggal di rumah kontrakan di kawasan Petamburan Jakarta, karena bekerja sebagai pramusaji di RS Pelni.

Wanita itu lanjut Kapolsek, menjalin hubungan gelap dengan I di luar pernikahan. Sedangkan I merupakan sosok lelaki yang telah memiliki istri dan anak. 

Kapolsek menambahkan, sebelum membuang bayinya, tersangka W melahirkan anaknya ini dengan persalinan sendiri di rumah kontrakannya.

"Iya hubungan gelap. Cuma karena dia (W) agak gemuk jadi hamilnya itu tidak ketahuan. Jadi dia melahirkannya di kontrakan," ungkapnya.

Adapun W dan I telah diamankan di Polres Metro Tangerang Kota. W telah ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan I belum.

"Nanti untuk kelanjutan tersangkanya yang jelas perempuan ya. Nanti diunsur laki-lakinya itu kemarin dia sih bilang tidak tahu kalau mau dibuang (bayinya) itu tidak tahu," katanya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill