Connect With Us

Bayi yang Ditemukan di Pembuangan Sampah Legok Kondisinya Mulai Membaik

Rachman Deniansyah | Selasa, 21 September 2021 | 18:41

Tangkapan layar warga saat mengambil sesosok bayi perempuan di tumpukan sampah yang berlokasi di Kampung Kebon Kosong RT 03/ RW 03, Serdang Wetan, Legok, Kabupaten Tangerang, Selasa 21 September 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bayi mungil yang ditemukan di areal pembuangan sampah wilayah Kampung Kebun Kosong RT 03 RW 03, Serdang Wetan, Legok, Kabupaten Tangerang, kondisinya kini mulai membaik.

Kendati demikian, bayi malang berjenis kelamin perempuan itu kini masih harus menjalani perawatan oleh petugas medis. 

Kanit Reskrim Polsek Legok Iptu Fathurrodji menuturkan usai ditemukan dalam kondisi hidup, bayi tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Panongan. 

"Kemudian kondisi sudah mulai membaik. Bayi ditemukan dalam keadaan hidup, dibawa ke Puskesmas Panongan," ujar Fathurrodji saat dikonfirmasi, Selasa, 21 September 2021. 

Ia mengatakan, bayi tersebut semula ditemukan oleh seorang warga yang hendak membuang sampah. Tepatnya sekitar pukul 08.00 WIB. 

Baca Juga :

Bayi tak berdosa itu diduga dibuang tak lama setelah dilahirkan oleh orang tuanya yang tak bertanggung jawab, tanpa sehelai pakaian apapun. 

"Tanpa busana sedikit pun, tanpa dibalut apa-apa kemudian diamankan warga ke Kelurahan," tuturnya. 

Penemuan bayi malang itu pun membuat masyarakat sekitar geger sekaligus geram dengan perbuatan orang tuanya yang tak bertanggung jawab. 

Hingga kini, belum diketahui dalang yang tega membuang bayi mungil tersebut. Kasus ini masih dalam penanganan jajaran Polsek Legok. 

"Belum bisa memprediksi karena kita masih proses penyelidikan," ujarnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

BANTEN
Polda Banten Usut Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis di Lebak, Pelaku Masih Diburu

Polda Banten Usut Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis di Lebak, Pelaku Masih Diburu

Senin, 20 Juli 2026 | 14:27

Peristiwa dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penculikan terhadap seorang aktivis bernama Fam Fuk Tjhong (Uun) di wilayah Kabupaten Lebak, dilaporkan ke Polda Banten.

KOTA TANGERANG
Kebakaran Pabrik Kemenyan di Bayur: 3 Pegawai Sesak Napas, 4 Unit Kendaraan Ikut Ludes

Kebakaran Pabrik Kemenyan di Bayur: 3 Pegawai Sesak Napas, 4 Unit Kendaraan Ikut Ludes

Senin, 20 Juli 2026 | 21:22

Kebakaran hebat melanda pabrik produksi kemenyan dan dupa milik CV Damarindo yang berlokasi di Jalan Raya Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, pada Senin 20 Juli 2026, petang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill