Connect With Us

Duduk dengan KPU Tangerang, Himpunan Mahasiswa Tangerang Banten Sampaikan 3 Poin Persiapan Pemilu 2024

Rahmat Hidayat | Selasa, 31 Mei 2022 | 20:24

Himpunan Mahasiswa Tangerang (Himata) Banten Raya (BTR) bertandang ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang untuk membahas persiapan jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak, Senin 30 Mei 2022. (@TangerangNews / Rahmat Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Himpunan Mahasiswa Tangerang (Himata) Banten Raya (BTR) bertandang ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang untuk membahas persiapan jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak, Senin 30 Mei 2022.  

Ketua KPU Kabupaten Tangerang Muhammad Ali Zaenal Abiding mengatakan, pihaknya menyambut baik atas kedatangan Himata yang bermaksud untuk ikut berkontribusi dalam mensukseskan Pemilu yang akan di laksanakan 2024 mendatang.

"Tentu kami menyambut baik kedatangan rekan-rekan dari Himata Banten untuk diskusi bersama, karena dalam upaya menyukseskan pelaksanaan pemilihan serentak 2024, tentu semua pihak harus terlibat termasuk masyarakat." Ungkap Ketua KPU Kab. Tangerang, M. Ali Zaenal Abidin. 

Ketua Umum Himata Banten Raya Fathurahman, mengapresiasi sambutan hangat serta inovasi yang dilakukan KPU Kabupaten Tangerang dengan membuat aplikasi berbasis Whatsapp Siwareng.

Dirinya mengatakan, hasil diskusi internal Himata melihat ada tiga persoalan yang sangat penting untuk dibahas dan telah menyampaikan dalam kesempatan diskusi tersebut.

"Seperti evaluasi kejadian Pemilu 2019, polarisasi bangsa dan kehadiran millenial dan Gen-Z." Ucapnya.

Himata meminta KPU Kabupaten Tangerang agar mendorong pemerintah pusat untuk memberikan jaminan kesehatan dan asuransi kematian untuk penyelenggara AdHoc pemilihan.

" Selanjutnya mengenai antisipasi lahirnya polarisasi bangsa dan terakhir mengenai isu hadirnya Millenial dan Gen-Z sebagai pemilih yang mendominasi dari DPT," tambahnya.

Kepala Departemen Advokasi Faris Amrullah, menyinggung evaluasi pelaksanaan Pemilu 2019 yang memakan banyak korban dan harus diantisipasi untuk pemilihan serentak tahun 2024.

"Pemilu 2019 itu kan telah memakan banyak korban, baik yang meninggal ataupun yang sakit. Untuk mengantisipasi itu, kami mendorong agar pemerintah melalui KPU dapat memberikan jaminan kesehatan dan asuransi kematian untuk petugas penyelenggara AdHoc dilapangan," ujarnya.

Senada dengan Faris, Sekretaris Departemen Advokasi Aldo Pradana menyebut, kehadiran generasi milenial dan Gen-Z serta kemungkinan lahirnya polarisasi bangsa menjadi tantangan yang serius yang harus diantisipasi.

''Kehadiran Millenial dan Gen-Z dalam Pemilihan serentak 2024 nanti angkanya cukup besar diatas 30% dari total DPT. Karenanyq, tidak bisa pemberian informasi pemilihan dilakukan lewat metode-metode jadul, harus kreatif dan inovatif baik dalam bentuk iklan politik maupun sosial movement," jelasnya. 

Dirinya menilai, pemahaman politik harus ditingkatkan terhadap masyarakat, agar sikap fanatisme yang kerap terjadi dapat diminimalisir.   KPU  harus secara aktif memberikan informasi yang akurat terkait pemahaman politik tersebut.

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

KOTA TANGERANG
Sempat Mendapat Perlawanan, Aset Eks SDN Rawa Bokor Akhirnya Diamankan Pemkot Tangerang

Sempat Mendapat Perlawanan, Aset Eks SDN Rawa Bokor Akhirnya Diamankan Pemkot Tangerang

Jumat, 24 April 2026 | 21:14

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil mengamankan secara fisik lahan aset negara berupa eks SDN Rawa Bokor seluas 1.580 meter persegi dalam operasi eksekusi yang dilakukan pada Jumat sore 24 April 2016).

BANTEN
1.552 Warga Baduy Serahkan Hasil Bumi ke Pemprov Banten

1.552 Warga Baduy Serahkan Hasil Bumi ke Pemprov Banten

Minggu, 26 April 2026 | 19:06

Gubernur Banten, Andra Soni menyambut kedatangan 1.552 warga baduy yang datang untuk menyerahkan hasil bumi kepada Pemerintah Daerah (Bapak Gedhe) di Gedung Negara Provinsi Banten dalam tradisi Seba Baduy 2026 pada Sabtu 25 April 2026.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Berikan Uang Saku Rp750 Ribu untuk 2.090 Jemaah Haji

Pemkab Tangerang Berikan Uang Saku Rp750 Ribu untuk 2.090 Jemaah Haji

Minggu, 26 April 2026 | 19:12

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memberikan uang saku kepada 2.090 jemaah haji asal daerahnya sebesar Rp750.000 per orang untuk bekal saat menjalani ibadah haji di tanah suci Arab Saudi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill