Connect With Us

Massa Mahasiswa Kota Tangerang Demo Jilid II ke Jakarta

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 21 April 2022 | 08:52

Massa GMNI saat demo di Jakarta. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Massa gabungan mahasiswa dengan masyarakyat di Kota Tangerang diklaim akan melakukan aksi demo jilid kedua ke Jakarta.

Mereka akan berangkat pada Kamis 21 April 2022 ke Gedung DPR/MPR RI yang juga akan bergabung dengan massa lainnya dari berbagai daerah.

"Hasil konsolidasi dan teklap dengan kawan-kawan perjuangan dari Tangerang bakal berangkat ke DPR/MPR RI," jelas Reza Setiawan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kota Tangerang.

Gabungan mahasiswa dan masyarakat dari Kota Tangerang ini menamakan kelompoknya sebagai Mahasiswa Rakyat Tangerang (MRT), yang terdiri dari organisasi Cipayung Plus dan intra kampus di wilayah Kota Tangerang.

"Estimasi massa sekitar 1.000 orang," kata Bung Reza.

 

Titik kumpul keberangkatan massa ini akan dimulai di Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang. Kemudian mereka akan konvoi menunju Gedung DPR/MPR RI.

"Iya, seperti biasa nanti kami konvoi," ucapnya.

Adapun aksi demo ini kembali menyuarakan sejumlah isu nasional seperti kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dan pajak pertambahan nilai (PPN).

"Kami juga akan menolak pembangunan IKN pada masa pandemi Covid-19, serta pemberhentian pembahasan UU Cipta Kerja dan cabut UU Cipta Kerja," pungkasnya.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill