Connect With Us

Massa Mahasiswa Kota Tangerang Demo Jilid II ke Jakarta

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 21 April 2022 | 08:52

Massa GMNI saat demo di Jakarta. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Massa gabungan mahasiswa dengan masyarakyat di Kota Tangerang diklaim akan melakukan aksi demo jilid kedua ke Jakarta.

Mereka akan berangkat pada Kamis 21 April 2022 ke Gedung DPR/MPR RI yang juga akan bergabung dengan massa lainnya dari berbagai daerah.

"Hasil konsolidasi dan teklap dengan kawan-kawan perjuangan dari Tangerang bakal berangkat ke DPR/MPR RI," jelas Reza Setiawan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kota Tangerang.

Gabungan mahasiswa dan masyarakat dari Kota Tangerang ini menamakan kelompoknya sebagai Mahasiswa Rakyat Tangerang (MRT), yang terdiri dari organisasi Cipayung Plus dan intra kampus di wilayah Kota Tangerang.

"Estimasi massa sekitar 1.000 orang," kata Bung Reza.

 

Titik kumpul keberangkatan massa ini akan dimulai di Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang. Kemudian mereka akan konvoi menunju Gedung DPR/MPR RI.

"Iya, seperti biasa nanti kami konvoi," ucapnya.

Adapun aksi demo ini kembali menyuarakan sejumlah isu nasional seperti kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dan pajak pertambahan nilai (PPN).

"Kami juga akan menolak pembangunan IKN pada masa pandemi Covid-19, serta pemberhentian pembahasan UU Cipta Kerja dan cabut UU Cipta Kerja," pungkasnya.

BANTEN
Dilaporkan Pengacara Pelaku, Korban Penipuan Istri Polisi di Serang Banten Jadi Tersangka

Dilaporkan Pengacara Pelaku, Korban Penipuan Istri Polisi di Serang Banten Jadi Tersangka

Sabtu, 21 Februari 2026 | 19:14

Sudah jatuh tertimpa tangga. Itu yang dialami wanita berinisial AM, korban penipuan istri polisi berinisial DV di Serang, Banten. Ia turut menjadi tersangka setelah dilaporkan pengacara DV atas kasus penghinaan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill