Connect With Us

JPO Kebon Nanas Tangerang Tak Kunjung Dibangun, DPRD Sebut Warga Akan Demo

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 19 April 2022 | 12:06

Satu unit spanduk terbentang dengan isi protesan Warga RT 03/02 Warung Mangga, Kota Tangerang permintaan menandatangani petisi untuk permintaan pembuatan jembatan penyeberangan orang (JPO). (@TangerangNews / Achmad Irfan)

TANGERANGNEWS.com-Sekelompok warga akan menggelar demo karena jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Kebon Nanas yang melintasi Jalan MH Thamrin belum kunjung dibangun.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Muhamad Rijal mengaku sangat menyayangkan sikap Pemerintah Kota Tangerang yang terkesan acuh.

"Saya bilang acuh karena sudah bertahun-tahun itu. Apa sih sulitnya, sampai bertahun-tahun tidak kunjung dibangun. Padahal kita (warga) sudah surati Pemkot Tangerang, bahkan tahun 2018 kami kompak menandatangani petisi untuk permintaan pembuatan JPO," ujar Rijal, Selasa 19 April 2022.

JPO yang warga inginkan persis berada di depan Masjid At-Taqwa Jalan MH Thamrin, Gang Warung Mangga, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Sebab di lokasi tersebut selama ini sering terjadi kecelakaan lalu lintas terhadap pejalan kaki yang menyeberang di kawasan tersebut.

Terlebih di kawasan itu juga terdapat sekolah dasar dan para jamaah yang ingin menunaikan ibadah salat di Masjid At-Taqwa. Sehingga warga menilai keberadaan JPO sangat vital bagi aktivitas pejalan kaki di sana. 

"Angka kecelakaan lalu lintas di sana terbilang tinggi. Banyak kecelakaan di sana. Bahkan, kakek saya sendiri pernah tertabrak," katanya.

Menurut Rijal, seharusnya Pemkot Tangerang peka terhadap kejadian tersebut. Terlebih di daerah itu banyak anak sekolah yang kerap kali menyeberangi jalan secara bebas meski didampingi orangtuanya. Tentu hal ini sangat membahayakan.

"Karena memang JPO ini nantinya digunakan untuk kepentingan masyarakat Kota Tangerang. Nah, pemerintah ruginya di mana coba?" jelasnya.

Lebih lanjut, kendati jalan tersebut merupakan jalan nasional penghubung akses wilayah ibu kota, tetapi kewenangan untuk membuatkan JPO di kawasan itu adalah tanggung jawab Pemerintah Kota Tangerang.

"Sekali lagi, kami DPRD hanya menjembatani warga kepada eksekutif. Tapi jika hal ini masih belum terlaksana, warga akan tetap melakukan aksi usai Hari Raya Idul Fitri. Kita akan terus berupaya dan berjuang sampai pembangunan JPO dilakukan tahun ini," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Selasa, 3 November 2026 | 22:40

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana mengurus kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Jatimulya, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, bernama Siti Rohaya yang diduga menjadi korban penyiksaan oleh majikannya

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill