Connect With Us

Berlumur Darah, 3 Pemuda Mabuk Bersajam di Kelapa Dua Tangerang Disangka Gangster

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 3 Oktober 2022 | 20:38

Ilustrasi gangster tawuran. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Tiga pemuda dalam kondisi mabuk ditangkap warga lantaran disangka sebagai kelompok kriminal jalanan atau gangster di kawasan Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Dalam penangkapan yang terjadi pada Minggu, 2 Oktober 2022 malam, warga menemukan senjata tajam (sajam) dari para pemuda itu.

Adapun dalam video yang beredar, salah satu pemuda ini tampak sudah dalam kondisi berlumuran darah.

Kapolsek Kelapa Dua Kompol Tribuana Roseno membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia mengatakan, ketiga pemuda itu bukan gangster, melainkan hanya orang yang terjatuh dari motor. 

"Jadi, bukan gangster," jelasnya kepada TangerangNews.com, Senin, 3 Oktober 2022.

Menurutnya, saat itu warga sedang mengantisipasi peristiwa kriminal jalanan. Sebab, wilayah ini dulunya rawan aksi kejahatan jalanan.

Disaat yang sama, ketiga pemuda ini melintas dan dikira warga sebagai kelompok gangster.

"Mereka bertiga itu lewat, terus dihadang karena posisinya itu mereka pada mabuk. Saat digeledah ternyata ada sajamnya," kata Tribuana.

Ia menegaskan, pemuda-pemuda ini berlumuran darah bukan karena dipukuli massa, tetapi karena terjatuh dari sepeda motor.

"Akhirnya jatuh dan pada berdarah," katanya.

Setelah diamankan, warga menyerahkan ketiga pemuda ini ke pihak kepolisian.

"Lukanya itu jatuh yang mereka bertiga itu. Yang paling belakang, parahnya jatuh, tapi insyaallah aman," pungkasnya.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill