Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 12 kecamatan di wilayahnya kerap dilanda banjir terutama saat musim hujan akhir tahun 2022 ini. Masyarakat diminta untuk tetap waspada.
"Untuk yang banjir itu di Kecamatan Kelapa Dua, Pasar Kemis, Tigaraksa, Cikupa, Teluknaga, Pakuhaji, Kronjo, Kresek, Gunung Kaler, Mekar Baru, Jayanti, Balaraja," kata Ujat Sudradjat Kepala BPBD Kabupaten Tangerang saat dihubungi TangerangNews.com, Senin, 7 November 2022.
BACA JUGA: Puncak Hujan di Tangerang, Simak 8 Tips Berkendara saat Banjir
Tak hanya akhir tahun 2022, tingginya intensitas hujan diprediksi terjadi sampai Januari 2023. Ujat menyatakan, pihaknya bersiaga untuk memitigasi maupun memberikan pertolongan jika terjadi bencana.
"Masyarakat sekitar diimbau waspada," katanya.
Ujat mengungkapkan, banjir di Kabupaten Tangerang juga kerap diakibatkan dari meluapnya Sungai Cisadane, Kali Cirarab, dan Kali Cidurian.
“Kebanyakan kita kiriman dari Bogor. Sewaktu di sini enggak hujan, tapi di Bogor hujan, jadi di kita banjir. Tujuh Kecamatan yang rawan banjir itulah yang luapan kali lintas air," jelasnya.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGMemasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews