Connect With Us

Waspada, 12 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Rawan Banjir

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 7 November 2022 | 11:32

Banjir menggenangi Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, akibat meluapnya Sungai Cisadane, Sabtu, 17 September 2022. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 12 kecamatan di wilayahnya kerap dilanda banjir terutama saat musim hujan akhir tahun 2022 ini. Masyarakat diminta untuk tetap waspada. 

"Untuk yang banjir itu di Kecamatan Kelapa Dua, Pasar Kemis, Tigaraksa, Cikupa, Teluknaga, Pakuhaji, Kronjo, Kresek, Gunung Kaler, Mekar Baru, Jayanti, Balaraja," kata Ujat Sudradjat Kepala BPBD Kabupaten Tangerang saat dihubungi TangerangNews.com, Senin, 7 November 2022.

BACA JUGA: Puncak Hujan di Tangerang, Simak 8 Tips Berkendara saat Banjir

Tak hanya akhir tahun 2022, tingginya intensitas hujan diprediksi terjadi sampai Januari 2023. Ujat menyatakan, pihaknya bersiaga untuk memitigasi maupun memberikan pertolongan jika terjadi bencana.

"Masyarakat sekitar diimbau waspada," katanya.

Ujat mengungkapkan, banjir di Kabupaten Tangerang juga kerap diakibatkan dari meluapnya Sungai Cisadane, Kali Cirarab, dan Kali Cidurian.

“Kebanyakan kita kiriman dari Bogor. Sewaktu di sini enggak hujan, tapi di Bogor hujan, jadi di kita banjir. Tujuh Kecamatan yang rawan banjir itulah yang luapan kali lintas air," jelasnya.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill