Connect With Us

7 Titik Kota Tangerang Terendam Banjir, Mobil Terseret Arus di Kavling Setiabudi Cipadu

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 13 Oktober 2022 | 23:13

Banjir di Kavling Setiabudi, Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Kamis 13 Oktober 2022, sore. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak tujuh titik di wilayah Kota Tangerang terendam banjir setelah diguyur hujan deras, Kamis 13  Oktober 2022, sore. Ketinggian air bervariasi mulai dari 40 hingga 70 sentimeter.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Gufron Falfeli mengatakan hujan deras mulai turun Kota Tangerang sekitar pukul 12.50 WIB. Setelah berlangsung selama beberapa jam, air mulai naik sekitar pukul 16.20 WIB,

"Lalin tersendat dan aktivitas warga terganggu," terang Gufron, seperti dilansir dari Detikcom.

Adapun titik tersebut di antaranya sebagai berikut:

-Kavling Setia Budi, Cipadu, Kecamatan Larangan banjir setinggi 40 sentimeter.

-Jalan Inpres 13B, Gaga, Kecamatan Larangan banjir setinggi 40 sentimeter.

-Taman Asri, Cipadu Jaya, Kecamatan Larangan setinggi 50 sentimeter.

 -Jalan HOS Cokroaminoto, Kreo, Kecamatan Larangan banjir setinggi 10 sentimeter.

-Jalan H Daiman, Cipadu Jaya, Kecamatan Larangan banjir setinggi 30 sentimeter.

-Jalan Nuri, Cipadu Jaya, Kecamatan Larangan banjir setinggi 60 sentimeter.

-Jalan SDN Cipadu 1, Cipadu Jaya, Kecamatan Larangan banjir setinggi 70 sentimeter.

Galang, warga Kavling Setiabudi, Cipadu membenarkan banjir yang merendam wilayahnya sempat mengalir deras seperti kali. Ketinggian air mencapai selutut orang dewasa.

"Kalau di tempat saya banjir selutut tadi sore, cuma enggak tahu kalau wilayah yang agak masuk ke dalamnya berapa tinggi. Sekarang sudah surut," ujarnya.

Sementara petugas BPBD UPT Ciledug melaporkan ketinggian air di Kali Angke, Kecamatan Ciledug pukul 18.11 WIB, masih di bawah 200 sentimeter yang masuk kategori aman.

"Masih kondusif. Kami akan terus memantau perkembangan di titik ciledug," ujar petugas dalam postingan Instagram BPBD Kota Tangerang. 

 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Berita Tangerang (@tangerangnewsofficial)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:34

Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.

BANTEN
Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18

Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill