Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak tujuh titik di wilayah Kota Tangerang terendam banjir setelah diguyur hujan deras, Kamis 13 Oktober 2022, sore. Ketinggian air bervariasi mulai dari 40 hingga 70 sentimeter.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Gufron Falfeli mengatakan hujan deras mulai turun Kota Tangerang sekitar pukul 12.50 WIB. Setelah berlangsung selama beberapa jam, air mulai naik sekitar pukul 16.20 WIB,
"Lalin tersendat dan aktivitas warga terganggu," terang Gufron, seperti dilansir dari Detikcom.
Adapun titik tersebut di antaranya sebagai berikut:
-Kavling Setia Budi, Cipadu, Kecamatan Larangan banjir setinggi 40 sentimeter.
-Jalan Inpres 13B, Gaga, Kecamatan Larangan banjir setinggi 40 sentimeter.
-Taman Asri, Cipadu Jaya, Kecamatan Larangan setinggi 50 sentimeter.
-Jalan HOS Cokroaminoto, Kreo, Kecamatan Larangan banjir setinggi 10 sentimeter.
-Jalan H Daiman, Cipadu Jaya, Kecamatan Larangan banjir setinggi 30 sentimeter.
-Jalan Nuri, Cipadu Jaya, Kecamatan Larangan banjir setinggi 60 sentimeter.
-Jalan SDN Cipadu 1, Cipadu Jaya, Kecamatan Larangan banjir setinggi 70 sentimeter.
Galang, warga Kavling Setiabudi, Cipadu membenarkan banjir yang merendam wilayahnya sempat mengalir deras seperti kali. Ketinggian air mencapai selutut orang dewasa.
"Kalau di tempat saya banjir selutut tadi sore, cuma enggak tahu kalau wilayah yang agak masuk ke dalamnya berapa tinggi. Sekarang sudah surut," ujarnya.
Sementara petugas BPBD UPT Ciledug melaporkan ketinggian air di Kali Angke, Kecamatan Ciledug pukul 18.11 WIB, masih di bawah 200 sentimeter yang masuk kategori aman.
"Masih kondusif. Kami akan terus memantau perkembangan di titik ciledug," ujar petugas dalam postingan Instagram BPBD Kota Tangerang.
Lihat postingan ini di Instagram
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Turnamen golf di kawasan Gading Serpong kali ini bukan sekadar adu kemampuan di lapangan hijau. Pesertanya berkesempatan membawa pulang hadiah fantastis berupa rumah mewah di Gading Serpong hingga mobil listrik premium Denza D9.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews