Connect With Us

Slogan Bebas Banjir, Ternyata Perumahan Bumi Indah Pasar Kemis Kebanjiran

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 6 Oktober 2022 | 19:46

Perumahan Bumi Indah di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, kebanjiran, Kamis, 6 Oktober 2022. (Tangkapan layar @abouttng / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Kawasan Perumahan Bumi Indah di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, rupanya kebanjiran juga.

Padahal, pihak pemasaran Perumahan Bumi Indah sangat gencar mempromosikan bahwa lingkungan perumahan ini bebas banjir.

Dalam informasi yang dihimpun, banjir di lingkungan Perumahan Bumi Indah terjadi pada Selasa, 6 Oktober 2022 sore.

Adapun dalam video yang beredar, tampak para pengendara sepeda motor maupun mobil tidak ingin melintasi jalan yang tergenang itu.

"Punya slogan perumahan bebas banjir nyatanya banjir banjir juga," tulis @theory_19 dalam komentarnya di akun @abouttng.

Baca juga: 

Hujan Lebat, 7 Wilayah di Kabupaten Tangerang Rawan Banjir

"Waduuuhh... Baru kali ini bumi indah banjir sampe naik keruas jalan. Berarti debit air nya besar banget. Semoga aja balik ke tahap 5 maleman udah surut banjir nya.. Amin," tulis @rizbagusher dalam komentarnya pada postingan yang sama.

Seperti diketahui, hujan deras mengguyur wilayah Tangerang. Hal ini menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir.

Selain Bumi Indah, banjir juga melanda Jalan Raya Kutabumi dan kawasan Talaga Cikupa, serta ruas tol Serpong-Pondok Aren.

NASIONAL
Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Selasa, 9 Juni 2026 | 05:46

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mulai menyiapkan sejumlah langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill