Connect With Us

Banjir Terjang Lebak Banten, Bangunan Ponpes Hanyut hingga Jembatan Ambruk

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 11 Oktober 2022 | 19:59

Bangunan Pondok Pesantren Santri Cigabeg Tegalumbu, di Warnasari, Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten terseret arus banjir, Selasa 11 Oktober 2022. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Bencana banjir menerjang kawasan Kabupaten Lebak Selatan, Provinsi Banten, sejak Minggu 9 Oktober 2022.

Dalam peristiwa tersebut, sebuah bangunan Pondok Pesantren Santri Cigabeg Tegalumbu, di Warnasari, Cibeber, terseret arus banjir, seperti dikutip dari Okezone, Selasa 11 Oktober 2022.

Berdasarkan video yang beredar sosial media, terlihat saat banjir merendam Ponpes, tiba-tiba saja bangunan tiga pintu berukuran panjang yang berada di samping masjid hanyut terbawa arus.

Selain menghanyutkan bangunan ponpes, banjir juga menyebabkan jembatan penghubung  Desa Bayah Timur dan Desa Cimancak, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak ambruk, Selasa 11 Oktober 2022.

Peristiwa itu terjadi akibat Sungai Cimadur meluap dan arus derasnya menyapu jembatan rangka tersebut.

"Saat ini jembatan dari rangka baja hanyut terbawa derasnya luapan Sungai Cimadur," ujar Kepala Desa Bayah Timur Rafik Rahmat Taufik seperti dilansir dari Tribunnews.

Sebelumnya hujan deras melanda kawasan tersebut, lalu sekitar pukul 14.20 WIB, air Sungai Cimadur meluap. Menurut Rafik jembatan itu merupakan satu-satunya akses masyarakat.

Diketahui, hujan pada Minggu 9 Oktober 2022 malam, membuat lima kecamatan di Kabupaten Lebak banjir, di antaranya Kecamatan Bayah, Cibeber, Panggarangan, Cilograng dan Cigemblong.

Bencana banjir itu disinyalir karena meluapnya Sungai Cibareno, Sungai Cisiih, Sungai Cimadur, Sungai Cicantra, Sungai Peucang Pari dan Sungai Cibadak.

 

 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Berita Tangerang (@tangerangnewsofficial)

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

BISNIS
Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04

Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill