Connect With Us

Ditarget Tuntas Akhir 2022, Bupati Tangerang Minta Masyarakat Sabar Soal Macet dan Banjir

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 25 Oktober 2022 | 18:03

Warga mendorong sepeda motornya yang mogok akibat banjir di Jalan Raya Cisoka-Jeungjing, Kabupaten Tangerang, Jumat, 7 Oktober 2022 dini hari. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan pihaknya tengah berupaya menangani masalah macet dan banjir yang sering terjadi di wilayahnya. Saat ini Pemkab Tangerang telah menerjunkan jajarannya guna menuntaskan keluhan masyarakat tersebut.

“Komitmen ini menjadi tanggung jawab Pemkab Tangerang memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Saya sudah meminta kepada dinas-dinas terkait agar menuntaskan berbagai persoalan tersebut hingga akhir tahun 2022,” ujarnya, saat rapat koordinasi dengan sejumlah kepala dinas, Selasa 25 Oktober 2022.

Zaki memberikan arahan teknis agar dinas terkait melakukan rekayasa lalu lintas di titik kemacetan, sehingga aktivitas masyarakat dan pelaku industri tidak terganggu.

Sebagaimana diketahui, ada dua kawasan yang saat ini menjadi titik kemacetan, yakni di kawasan Jalan Perancis, Dadap dan kawasan Cisauk.

Untuk kawasan di Jalan Perancis ini perbaikan sudah mulai berjalan. Sedangkan di kawasan Cisauk terkait sedang pembangunan fly over, dengan tujuan agar kemacetan bisa terurai.

"Saya mohon masyarakat tetap bersabar dan mendukung proses perbaikan ini, agar berjalan dengan baik dan tuntas di akhir tahun ini,” ujarnya.

Di sisi lain, Zaki juga menyoroti terjadinya banjir di beberapa titik langganan seperti daerah Gelam Jaya (Pasar Kemis), Binong, Jayanti (Cikande), dan Tigaraksa. 

Pemkab Tangerang telah melakukan normalisasi sungai terutama di Situ Gelam. Selain itu juga membangun sumur-sumur resapan di sejumlah titik rendah yang sering terjadi banjir atau genangan air.

“Untuk penanganan banjir akan tuntas hingga akhir tahun ini,” tandas Zaki.

Sekda Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid menegaskan Pemkab Tangerang telah menyiapkan anggaran untuk menuntaskan perbaikan tersebut.

“Anggaran multiyears hingga tahun 2023 sudah kami siapkan. Ini juga untuk mempercepat penanganan berbagai persoalan yang dikeluhkan masyarakat dan pelaku industri,” ujarnya.

Menurut Maesyal, pihaknya sudah bergerak cepat untuk menuntaskan berbagai persoalan tersebut, meski kewenangan tidak hanya di Pemkab Tangerang.

Ada juga kewenangan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, sehingga diperlukan koordinasi yang baik agar persoalan tersebut bisa diselesaikan secara cepat dan tepat sasaran. 

“Yang dibutuhkan saat ini adalah komitmen bersama untuk menuntaskan persoalan tersebut. Ini yang kami perlukan,” pungkasnya.

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

KOTA TANGERANG
Sempat Mendapat Perlawanan, Aset Eks SDN Rawa Bokor Akhirnya Diamankan Pemkot Tangerang

Sempat Mendapat Perlawanan, Aset Eks SDN Rawa Bokor Akhirnya Diamankan Pemkot Tangerang

Jumat, 24 April 2026 | 21:14

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil mengamankan secara fisik lahan aset negara berupa eks SDN Rawa Bokor seluas 1.580 meter persegi dalam operasi eksekusi yang dilakukan pada Jumat sore 24 April 2016).

BANTEN
Pemprov Banten Dukung Inisiasi Kabupaten Tangerang Perkuat Wilayah Aglomerasi Jabodetabekpunjur

Pemprov Banten Dukung Inisiasi Kabupaten Tangerang Perkuat Wilayah Aglomerasi Jabodetabekpunjur

Jumat, 24 April 2026 | 21:21

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung terhadap penguatan wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).

KAB. TANGERANG
Dinsos Kabupaten Tangerang Jaring 105 PMKS pada 2025, Gepeng Paling Banyak

Dinsos Kabupaten Tangerang Jaring 105 PMKS pada 2025, Gepeng Paling Banyak

Jumat, 24 April 2026 | 22:17

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang telah menjaring sebanyak 105 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang berada di wilayahnya sepanjang periode 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill