Begini Cara Cek KTP Dipakai Pinjol Ilegal atau Tidak, Bisa Lewat Online
Rabu, 20 Mei 2026 | 12:33
Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.
TANGERANGNEWS.com-Kawanan rampok bersenjata api (bersenpi) yang menggasak Rp20 juta dari minimarket di Kampung Pungur, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang diduga sudah spesialis.
Kasi Humas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) Ipda Galih mengatakan, komplotan perampok yang berjumlah empat orang itu terindikasi sudah mengintai sekitar lokasi.
“Jika dilihat dari lokasi sebelumnya, pelaku ini memang pemain. Mereka langsung masuk untuk mengincar brangkas yang ada di dalam minimarket. Keempat pelaku sudah hafal jam operasional jelang tutup toko,” kata Galih saat dikonfirmasi Tangerangnews.com, Selasa 22 November 2022.
Galih memastikan para pelaku itu bukan pertama kali beraksi di wilayah hukum Polres Tangsel. Ia menyebut aksi pelaku terekam CCTV dan jadi bekal polisi melacak identitas mereka.
“Dari proses perkaranya sudah cukup, saat ini kita hanya fokus untuk pengejaran pelaku dan sudah melihat CCTV,” ujarnya.
Polisi mengimbau kepada seluruh pengelolaan minimarket agar menambah pegawai bagian keamanan. Termasuk ganti model penyimpanan uang yang sudah diketahui para pelaku tindak kejahatan.
“Seharusnya polanya diubah untuk menyimpan uangnya, agar lebih aman tidak perlu harus menunggu selesai tutup baru mau disimpan. Aturan itu bisa dimainkan oleh pihak minimarket,” pungkas Galih.
Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.
TODAY TAGWarga RW 026, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, menunjukkan aksi nyata dalam mendukung kegiatan positif generasi muda mereka.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mematangkan menetapkan pembagian wilayah domisili bagi calon peserta didik terkait Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews