Connect With Us

DPKP Kabupaten Tangerang Waspadai Penyebaran Virus Flu Burung

Dimas Wisnu Saputra | Rabu, 1 Maret 2023 | 05:27

Ilustrasi virus flu burung. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menyiapkan sejumlah langkah pencegahan, menyusul masuknya penyakit flu burung (H5N1) tipe 2.3.4.4b atau Highly Pathohenic Avian Influenza (HPAI) masuk ke Indonesia. 

Hal itu untuk menindak lanjuti Surat Edaran Menteri Pertanian Nomor 16183/PK.320/F/01/2023  tanggal 16 Januari 2023, tentang Surat Edaran Peningkatan Kewaspadaan terhadap HPAI sub tipe H5N1.

"Kami melakukan langkah-langkah kewaspadaan peningkatan kasus HPAI karena bersifat zoonosis," kata Kepala DPKP Kabupaten Tangerang Asep Jatnika Sutrisno kepada Tangerangnews.com, Selasa 28 Februari 2023.

Asep mengatakan, telah menyiapkan beberapa langkah sebagai upaya mewaspadai wabah tersebut.

Salah satunya mengaktifkan kembali PDSR (Partisipatory Disease Surveilans dan Respon) dengan melakukan surveilans dan merespons, apabila ada laporan dan ditemukan kasus yang mengarah kepada Avian Influenza.

Pembinaan bagi pemilik peternak unggas juga dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan dan pelaporan jika ditemukan tanda klinis yang mengarah kepada Avian Influenza, seperti penurunan produksi dan kematian mendadak.

Sementara itu, pengawasan pada lalu lintas ternak juga terus dilakukan.

"Kami juga merespon laporan dugaan Avian Influenza dan berkoordinasi dengan Balai Veteriner Subang untuk pengambilan sampel. Lalu lintas ternak juga akan kami awasi, jika ada tanda klinis yang mengarah kepada Avian Influenza akan kami laporkan ke i-Sikhnas,” katanya.

Asep menuturkan, pihaknya juga turut berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dalam menyiapkan langkah-langkah antisipasi kenaikan kasus pada HPAI, karena berpotensi menyebar ke manusia.

Diketahui, Avian influenza ini merupakan penyakit viral akut pada unggas yang disebabkan oleh virus influenza type A subtipe H5 dan H7. Virus tersebut dapat menyerang semua jenis unggas dengan angka kematian 100 persen.

Penularan virus ini dapat terjadi melalui kontak langsung dari unggas terinfeksi dan unggas peka melalui saluran pernapasan, konjungtivis, dan feses.

“Secara tidak langsung melalui debu, pakan, air minum, petugas, peralatan kandang, sepatu, baju dan kendaraan yang terkontaminasi virus ini, serta unggas hidup yang terinfeksi,” ungkap Asep.

Kendati demikian, Asep menuturkan pihaknya terus memonitor dan mengawasi agar tidak terjadinya penyebaran pada virus tersebut.

Saat ini belum adanya temuan kasus ataupun pelaporan mengenai kasus flu burung yang terjangkit pada hewan unggas, maupun penularan dari manusia ke manusia di wilayah Kabupaten Tangerang.

SPORT
Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Senin, 27 April 2026 | 07:52

Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

TEKNO
Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Kamis, 30 April 2026 | 17:48

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).

BANTEN
Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Jumat, 1 Mei 2026 | 12:38

PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill