Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com- Husni bin Nisan, pria paruh baya yang berprofesi sebagai Pak Oga perempatan jalan di Binong, Kabupaten Tangerang, akhirnya berangkat ke Tanah Suci Makkah usai menanti selama 15 tahun.
"Setelah dari 2009 sampai sekarang ini, saya merasa senang bahwa saya ini sudah dinyatakan berangkat haji tahun 2023," ujar Husni dikutip dari kanal YouTube Kompas.com, Jumat, 16 Juni 2023.
Pria berusia 85 tahun ini telah menggeluti profesi sebagai Pak Ogah selama 30 tahun dengan tarif seikhlasnya. Selama itu, ia pun rutin menyisihkan penghasilannya untuk mendaftar haji.
"Kalau motor lewat ngasih ya saya ambil kalau enggak ya enggak saya ambil, enggak saya minta. Mobil begitu juga," ucapnya.
Masih harus menunggu masa antre pascamendaftar haji, Husni harus kembali menelan kekecewaan lantaran tidak dapat berangkat ke Tanah Suci pada 2022 silam.
Pasalnya, saat itu dirinya melewati batas usia seperti yang telah ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi imbas Pandemi Covid-19.
Meski begitu, Husni meyakinkan dirinya bahwa Pandemi Covid-19 akan berakhir dan ia dapat segera memenuhi impiannya untuk berangkat haji.
Penantian panjang Husni akhirnya berakhir usai ia menjadi salah satu jemaah haji yang dijadwalkan berangkat pada 2023.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang akan digunakan pada seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan tahun 2026.
Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews