Connect With Us

Kisah Pak Ogah Asal Tangerang Berangkat Haji Usai Penantian 15 Tahun

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 16 Juni 2023 | 14:24

Husin bin Nisan, 85, Pak Ogah asal Tangerang menjadi jemaah haji 2023 (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Husni bin Nisan, pria paruh baya yang berprofesi sebagai Pak Oga perempatan jalan di Binong, Kabupaten Tangerang, akhirnya berangkat ke Tanah Suci Makkah usai menanti selama 15 tahun.

"Setelah dari 2009 sampai sekarang ini, saya merasa senang bahwa saya ini sudah dinyatakan berangkat haji tahun 2023," ujar Husni dikutip dari kanal YouTube Kompas.com, Jumat, 16 Juni 2023.

Pria berusia 85 tahun ini telah menggeluti profesi sebagai Pak Ogah selama 30 tahun dengan tarif seikhlasnya. Selama itu, ia pun rutin menyisihkan penghasilannya untuk mendaftar haji.

"Kalau motor lewat ngasih ya saya ambil kalau enggak ya enggak saya ambil, enggak saya minta. Mobil begitu juga," ucapnya.

Masih harus menunggu masa antre pascamendaftar haji, Husni harus kembali menelan kekecewaan lantaran tidak dapat berangkat ke Tanah Suci pada 2022 silam.

Pasalnya, saat itu dirinya melewati batas usia seperti yang telah ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi imbas Pandemi Covid-19.

Meski begitu, Husni meyakinkan dirinya bahwa Pandemi Covid-19 akan berakhir dan ia dapat segera memenuhi impiannya untuk berangkat haji.

Penantian panjang Husni akhirnya berakhir usai ia menjadi salah satu jemaah haji yang dijadwalkan berangkat pada 2023.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill