Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah massa dari Lembaga Masyarakat Swadaya (LSM) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) menggeruduk Kantor Bupati Tangerang, Senin, 26 Juni 2023.
Mereka tidak terima disebut sebagai penyebab pabrik dan investor Hengkang dari Kabupaten Tangerang, seperti diucapkan Kepala Bidang (Kabid) Perselisihan dan Hubungan Industrial pada Dinas Ketenagakerjaan Desyanti, beberapa waktu lalu.
"Kan tidak boleh ASN membuat gaduh, itu kan jelas pernyataannya provokatif," kata Alamsyah, Ketua LSM Geram Banten Indonesia kepada Tangerangnews.com.
Karena pernyataan tersebut, pihaknya pun menuntut Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar utuk mencopot jabatan yang bersangkutan.
"Tadi kita sudah diterima oleh Sekda (Sekretaris Daerah) saat audiensi, beliau akan melakukan proses dan prosedurnya untuk ditempuh," ucap Alamsyah.
Alam mengatakan, dalam aksi ini ada sebanyak 800 massa dari 27 organisasi LSM dan ormas yang terjun ke lokasi.
"Jika Pemkab membiarkan artinya tidak respon terhadap pengaduan permasalahan ini," pungkasnya.
Sementara itu, Desyanti sempat menemui massa akti dan mengucapkan permintaan maaf terkait stamentnya yang dianggap multitafsir.
"Dengan ini apabila pernyataan saya multitafsir, maka saya sampaikan permohonan maaf secara pribadi, keluarga mau pun kedinasan," singkatnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGCita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi mengeluarkan surat edaran (SE) yang menginstruksikan para kepala sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas pelajar di wilayahnya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews