Connect With Us

Komplotan Pencuri Modus Ganjal ATM Ini 400 Kali Beraksi di Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Jumat, 21 Juli 2023 | 14:04

Polresta Tangerang menunjukkan tersangka pencurian modus ganjal ATM yang sudah beraksi 400 kali di Tangerang, Jumat 21 Juli 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Empat tersangka pencurian spesialis ganjal ATM kawakan berhasil diamankan polisi.

Keempatnya berinisial MA, M, AO dan E. Mereka kerap melancarkan aksinya di sejumlah kota seperti di Serang, Cilegon, Bogor, Bandung dan Cianjur, termasuk Tangerang.

Para tersangka ini memiliki peran masing-masing. Diketahui, MA sebagai pelaku utama pengganjal ATM, M sebagai penadah, AO dan E sebagai pembantu tindak kejahatan.

"Dua orang DPO yaitu ES dan YS sebagai eksekutor. Dia melakukan 400 kali di wilayah hukum Polresta Tangerang," ucap Kapolresta Tangerang, Kombespol Sigit Dany Setiyono. Jumat, 21 Juli 2023.

Baca juga: Dibuka Tahun Ini, Simak Rincian Formasi CPNS dan PPPK 2023

Sigit menjelaskan, dari hasil penyelidikan, MA ternyata kekasihnya M. Mereka ditangkap dikediamannya. Saat itu, MA juga tertangkap tangan sedang menggunakan sabu.

Sementara M sedang menikmati uang hasil kejahatan dengan dibelanjakan barang seperti cincin emas dan barang lainnya.

"Jadi modusnya dari mereka ini mengganjal tempat masuk kartu ATM menggunakan tusuk gigi yang sudah dimodifikasi," kata Sigit.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arief Nazaruddin Yusuf mengatakan, dalam melancarkan aksinya MA, ES dan YS  berpura-pura membantu korban yang kartunya tersangkut.

Kemudian, menukar kartu ATM korban dengan kartu lain sambil melihat PIN ATM korban. Setelah itu pelaku langsung bergegas pergi ke lokasi ATM lain untuk menguras saldo rekening korban sebelum diblokir.

Kepada penyidik, pelaku juga mengaku mendapatkan kartu-kartu ATM lain dari pelaku AO dan E. Dimana keduanya bekerja sebagai pencopet menjual kartu-kartu tersebut kepada MA.

"Ada tiga laporan polisi yang diterima oleh kita. MA berhasil menguras ATM korbannya sebesar kurang lebihRp285 juta," kata dia.

Baca juga: Rumah di Solear Tangerang Ludes Terbakar Gegara Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp500 Juta

Uang Hasil kejahatan yang didapat MA tersebut digunakan untuk membeli sabu, keperluan sehari-hari dan membiayai sang kekasih M.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka MA, ES (DPO) dan YS (DPO) dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.

"Sementara M, E dan AO diganjar Pasal 480 ke 2e KUHP Junto pasal 56 ke 2e KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun," papar Arief.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill