Dari Hobi Berujung Rezeki, Ratusan Kicau Mania Padati Talaga Bestari Tangerang
Minggu, 14 Juni 2026 | 21:59
Hobi memelihara burung berkicau ternyata tak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka peluang rezeki yang menjanjikan.
TANGERANGNEWS.com-Terkait kedaluarsanya akreditasi 10 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Tangerang, dianggap ada faktor kelalaian kepala sekolah (kepsek).
Kepala Bidang (Kabid) SMP pada Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang Abdul Qodir menyebut para kepsek tersebut lalai karena tidak memperpanjang masa akreditasi sekolah yang dipimpinnya.
Padahal, sebelum masa akreditasi berakhir, telah memperingatkan perihal masa berlaku akreditasi di 10 SMPN tersebut.
"Bisa disebut lalai, tapi bukan karena disengaja, melainkan karena ada faktor kesibukan. Kan sekarang lagi kejar kurikulum merdeka, jadi lebih terfokus di sana," kata Qodir saat ditemui di kantornya. Senin, 24 Juli 2023.
Qodir mengaku bahwa pihaknya telah menegur ke-10 kepsek tersebut dan meminta agar mereka segera mengurus perpanjangan akreditasi. "Kita sudah tegur kepala sekolahnya," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 10 SMPN di Kabupaten Tangerang status akreditasinya telah kedaluwarsa dan belum diperpanjang.
Permasalah itu, telah dilaporkan Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Deden Umardani ke Dindik setempat.
"Sudah kami laporkan ke Bupati Tangerang dan Kadis Pendidikan. Keduanya sudah kami surati," ucap Deden, Senin, 17 Juli 2023.
Hobi memelihara burung berkicau ternyata tak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka peluang rezeki yang menjanjikan.
TODAY TAGGangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.
Di tengah maraknya tren perawatan kulit (skincare) yang berkembang pesat di masyarakat, jaminan keamanan produk dan validitas berbasis bukti ilmiah kini menjadi prioritas utama yang tidak boleh ditawar.
Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews