Connect With Us

Kesal Tak Kunjung Diperbaiki, Tiktokers Nekat Aspal Jalan di Bencongan Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 15 Agustus 2023 | 12:50

Tangkapan layar Tiktokers Faraz Nazari memperbarui jalan berlubang di Jalan Vila Permata, Kelurahan Bencongan, Kabupaten Tangerang (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Seorang Tiktokers bernama Faraz Nazari jadi sorotan usai mengunggah video dirinya yang memperbaiki jalan di Jalan Vila Permata, Kelurahan Bencongan Indah, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Menanggapi viralnya video yang telah ditonton sebanyak 5 juta kali di aplikasi TikTok itu, Manajer Faraz, Galih mengungkapkan pihaknya tak ada maksud untuk menyindir pemerintah setempat.

Galih menuturkan, perbaikan jalan itu dilakukan pada Jumat, 11 Agustus 2023, dini hari, menggunakan dana pribadi.

Terkait alasannya, Galih mengaku dirinya dan Faraz hanya merasa tersentak sebagai warga yang tinggal di Tangerang selama ini menyaksikan jalan tersebut tak kunjung diperbaiki.

"Emang kebetulan dari dulu jalan, entah kenapa, kondisinya enggak pernah diaspal, atau gimana kan. Akhirnya dari keresahan itu, kami hadir, sekalian deh (diperbaiki)," ujarnya dikutip dari detik.com, Selasa, 15 Agustus 2023. 

Selain itu, Galih menyatakan dirinya dan Faraz tak asal memperbaiki jalan. Sebab, keduanya memang berkecimpung di dunia konstruksi.

Menurut Galih, aksi perbaikan jalan bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar menjaga, merawat, maupun memperbaiki fasilitas-fasilitas umum.

"Sebenernya tujuannya ke situ sih, kita punya movement untuk membenarkan fasilitas-fasilitas umum yang memang kurang layak," tambahnya.

Adapun keputusan untuk tidak berkoordinasi dengan pemerintah setempat lantaran dikhawatirkan niat memperbaiki jalan akan dipersulit.

"Kita nggak komunikasi sama sekali sama Pemda. Karena mikir gini, kalau kita nanti komunikasi, nanti malah mungkin dipersusah atau dipersulit. Lebih baik kita sudahlah nggak usah ngomong-ngomong," terangnya.

Oleh karena itu, Galih dan Faraz sama sekali tidak menyindir pihak pemerintah. Namun, justru warganet yang mengarahkan ke hal tersebut.

"Makanya di video tersebut pun kita nggak ada yang menyindir pemerintah sama sekali. Cuman memang amat disulitkan audiens kita ya, bawanya ke sana-sana. Ada yang nyangka kita nyaleg lah, ada yang nyangka kita vendornya pemerintah lah," katanya 

Meski begitu, aksi perbaikan jalan di kawasan Kelurahan Bencongan Indah mendapat respon positif dari warga setempat.

Dikatakan Galih, proses perbaikan hanya memakan waktu kurang dari sehari, diawali dengan survei meliputi mengukur kedalaman lubang jalan, hingga pengaspalan yang rampung dalam semalam.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill