Connect With Us

Ribuan Bangkai Kelelawar di Gudang Rajeg Tangerang Negatif Flu Burung dan Rabies

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 14 September 2023 | 04:12

Petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang memeriksa gudang kosong tempat ditemukannya ribuan bangkai Kelelawar yang mati misterius. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Bangkai ribuan ekor kelelawar yang ditemukan di gudang kosong bekas konveksi, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang negatif fly burung dan rabies.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Joko Ismadi mengatakan pihaknya telah mengambil sampel untuk diperiksa di Laboratorium Bvet Subang, Jawa Barat.

"Hasil Lab yang dari Bvet Subang negatif AI (Avian Influenza) dan Rabies," katanya, Kamis, 14 September 2023.

Namun pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab tewasnya ribuan kelelawar tersebut.

Saat ini pihaknya masih menunggu hasil Lab Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

"Kita juga masih menunggu hasil dari BKSDA," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, ribuan kelelawar ditemukan mati misterius disebuah gudang kosong bekas konveksi.

"Ternyata bau itu berasal dari bangkai ribuan kalelawar yg mati," kata Kabid Keswan, Joko Ismadi, Rabu 30 Agustus 2023, lalu.

BANTEN
Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:23

Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Banten untuk memperbanyak pertandingan, eksibisi, atau festival tinju.

KAB. TANGERANG
Pria di Pasar Kemis Tangerang Gantung Diri Gegara Ditinggal Istri

Pria di Pasar Kemis Tangerang Gantung Diri Gegara Ditinggal Istri

Minggu, 1 Februari 2026 | 17:50

Seorang pria berinisial PKN, 55 tahun, warga Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang ditemukan tewas dengan kondisi gantung diri di pohon mangga dekat rumahnya, pada Sabtu 31 Januari 2026.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill