Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Bangkai ribuan ekor kelelawar yang ditemukan di gudang kosong bekas konveksi, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang negatif fly burung dan rabies.
Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Joko Ismadi mengatakan pihaknya telah mengambil sampel untuk diperiksa di Laboratorium Bvet Subang, Jawa Barat.
"Hasil Lab yang dari Bvet Subang negatif AI (Avian Influenza) dan Rabies," katanya, Kamis, 14 September 2023.
Namun pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab tewasnya ribuan kelelawar tersebut.
Saat ini pihaknya masih menunggu hasil Lab Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
"Kita juga masih menunggu hasil dari BKSDA," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, ribuan kelelawar ditemukan mati misterius disebuah gudang kosong bekas konveksi.
"Ternyata bau itu berasal dari bangkai ribuan kalelawar yg mati," kata Kabid Keswan, Joko Ismadi, Rabu 30 Agustus 2023, lalu.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews