KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang menyatakan belum ditemukan kasus cacar monyet atau monkeypox di wilayahnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Tangerang Dr. Ahmad Muchlis mengatakan, gejala umum yang diderita oleh pasien yang terdampak penyakit monkeypox itu seperti nyeri otot, badan pegal-pegal, dan demam yang berlebihan.
"Jadi, pencegahan untuk mengendalikan virus monkeypox dengan cara jauhi seks bebas, jauhi bersentuhan kulit, dan jauhi makanan yang mengandung gula di dalam tubuh," ucapnya, kepada Tangerangnews.com, Rabu, 1 Oktober 2023.
Muchlis menjelaskan, untuk melakukan pendataan terkait kasus penyakit monkeypox pihaknya menerjunkan tim survei di 29 Kecamatan.
Di 29 Kecamatan tersebut terdapat 44 Puskemas dan 26 Rumah Sakit (RS).
"Kalau memang ada, nanti kita akan informasikan terkiat dengan penyakit cacar monyet ini. Jadi nanti jika ada kasus kita langsung publish dan langsung kita cegah," jelasnya.
Dalam hal ini, jika terdapat masyarakat Kabupaten Tangerang sudah merasakan gejala tersebut, maka diharapkan untuk segara memeriksa kepada puskemas terdekat.
"Kalau kasus monkeypox sudah ditemukan maka kita akan melakukan pemeriksaan di dalam laboratorium PTKL," tandasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAntusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Sebanyak 150 pelajar tingkat SD dan SMP mengikuti Turnamen Catur yang digelar Paramount Petals bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang di Pasar Modern Paramount Petals, Sabtu, 12 September 2026.
Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan sebanyak 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program Makan Bergisi Gratis (MBG) di berbagai wilayah di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews