Connect With Us

Cegah Cacar Monyet, Pengawasan Penumpang di Bandara Soetta Diperketat

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 18:12

Senior Manager Of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta M Holik Muardi. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Pengelola Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) memperketat pengawasan kesehatan terhadap awak dan penumpang pesawat yang tiba dari luar negeri maupun yang melalukan perjalanan dalam negeri.

Senior Manager Of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, M Holik Muardi mengatakan, diperketatnya pengawasan kesehatan tersebut sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit cacar monyet atau monkeypox.

"Kami berkolaborasi khususnya dengan KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) dan stakeholder lainnya untuk memperketat area masuk Bandara Soekarno-Hatta, baik itu di domestik maupun internasional," jelasnya, Sabtu, 27 Agustus 2022.

Holik mengatakan, pihaknya menggencarkan sosialisasi ciri-ciri cacar monyet kepada pengguna jasa maupun petugas. Adapun gejala penderita cacar monyet, katanya, mengalami ruam di bawah mulut dan pembengkakan kelenjar di leher.

"Kami juga memperketat, karena masih pandemi biasanya kan penumpang pakai masker. Jadi, penumpang diminta untuk membuka masker untuk kita melihat ciri-ciri dari ruam yang ada di kulit terutama di wajah yang terlihat di bawah bibir, baik yang datang maupun yang berangkat," katanya.

Pengawasan antisipasi penyebaran cacar monyet ini diperketat di seluruh area Bandara Soetta terutama di terminal kedatangan maupun keberangkatan.

Jika ditemukan awak maupun penumpang yang mengalami gejala cacar monyet, lanjutnya, pengelola Bandara Soetta akan berkoordinasi dengan KKP Kelas I Soetta.

"Kami ada thermal scanner untuk mengidentifikasi suhu mungkin salah satu ciri monkeypox adalah suhu tubuh tinggi," pungkasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

BANTEN
Investasi Sektor Hilirisasi Banten Tembus Rp41,3 Triliun pada 2025

Investasi Sektor Hilirisasi Banten Tembus Rp41,3 Triliun pada 2025

Jumat, 16 Januari 2026 | 21:41

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sepanjang tahun 2025 (Januari–Desember), realisasi investasi berhasil menembus angka Rp130,2 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill