Connect With Us

Belum Ada Kasus, Dinkes Kota Tangerang Imbau Tidak Remehkan Cacar Monyet

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 31 Mei 2022 | 09:45

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Dini. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menyebut hingga saat ini belum ditemukan kasus virus cacar monyet monkeypox di Indonesia. Namun masyarakat diimbau agar tidak meremehkan penyakit tersebut dan tetap waspada.

"Khususnya di Kota Tangerang juga belum ada laporan terkait kasus tersebut. Tapi, tidak bisa dianggap enteng, masyarakat tetap perlu waspada dan diedukasi terkait cacar monyet,” ungkap Kepala Dinkes Kota Tangerang dr Dini, Selasa 31 Mei 2022.

Menurutnya, penyakit ini umumnya terjadi di Afrika Tengah dan Barat yang merupakan negara endemis. Cacar monyet merupakan virus yang ditularkan dari hewan ke manusia, yang dapat sembuh sendiri.

Penyakit ini juga dapat bersifat ringan dengan gejala yang berlangsung 2-4 minggu. Namun, bisa berkembang menjadi berat dan bahkan kematian dengan tingkat kematian 3-6 persen.

“Penularan kepada manusia terjadi melalui kontak langsung dengan orang ataupun hewan yang terinfeksi, atau melalui benda yang terkontaminasi oleh virus tersebut," jelas dr Dini.

Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai paparan penyakit, termasuk cacar monyet. dr Dini pun meminta masyarakat Kota Tangerang untuk meningkatkan PHBS dimana pun dan kapan pun.

Dijelaskannya, yang bisa dilakukan masyarakat ialah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, atau menggunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol.

Selain itu, menghindari kontak langsung dengan tikus atau primata. Membatasi paparan langsung dengan darah atau daging hewan yang tidak atau belum dimasak dengan baik. “Hindari kontak dengan hewan liar atau mengkonsumsi daging hewan liar," katanya.

Dinkes juga mengingatkan pelaku perjalanan yang baru kembali dari wilayah yang terjangkit cacar monyet, untuk segera memeriksakan diri jika mengalami beberapa gejala. "Seperti demam tinggi mendadak, pembesaran kelenjar getah bening, hingga ruam kulit dalam kurun waktu kurang dari tiga minggu setelah kepulangan,” papar dr Dini.

Diketahui, hingga saat ini Dinkes terus menyebarluaskan informasi tentang monkeypox kepada masyarakat dan fasilitas layanan kesehatan di Kota Tangerang. Salah satunya lewat kegiatan Posyandu. Tak terkecuali, berkoordinasi dengan instansi lainnya yang membidangi fungsi kesehatan hewan dan satwa liar di Kota Tangerang.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

BANDARA
Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:30

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang mencatatkan posisi sebagai bandara tersibuk kedua di kawasan Asia Tenggara, berdasarkan laporan OAG Southeast Asia Aviation Market edisi Juli 2026.

TANGSEL
BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:00

Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), merancang sepatu berbahan dasar karet yang memiliki bobot ringan, nyaman digunakan, serta ramah di kantong.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill