Connect With Us

Penyakit Menular Hewan Ternak, Dinas Pertanian Banten Check Point di Dua Lokasi

Rahmat Hidayat | Kamis, 19 Mei 2022 | 21:32

Kepala Dinas Provinsi Banten Agus M Tauchid. (@TangerangNews / Rahmat Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pertanian Provinsi Banten akan membuat dua titik pemeriksaan atau check point di dua perbatasan keluar masuk hewan ternak.

Kepala Dinas Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, titik pengecekan pertama, yaitu di Merak sebab menjadi pintu masuk dari Sumatera ke Jawa, dan ke dua di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, yang berada di antara Banten dan Jawa Barat.

''Kami juga akan melakukan kerja sama dengan Dinas Pertanian Jawa Barat untuk melakukan check point di titik itu,'' ucapnya di Tangsel, Kamis 19 Mei 2022.

Selain itu, pihaknya pun bakal bekerja sama dengan Karantina Kelas 1 Lampung dan Karantina Kelas 2 Cilegon dalam rangka mengantisipasi bagaimana daerah rawan seperti dari Aceh agar tidak sampai masuk ke Banten melalui pintu Lampung.

''Peran petugas di pintu gerbang ini memfungsikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan, kami juga bekerja sama dengan Polda Banten dan dinas se-Banten untuk membantu check and recheck SKKH dari daerah pengiriman,'' jelasnya.

Lebih lanjut Agus menyebutkan dua hewan sudah terkena penyakit mulut dan gigi, akan tetapi sudah dilakukan penyembuhan. Pihaknya akan terus mengantisipasi untuk meminimalisir adanya lonjakan penyakit menular pada hewan yang ada dan masuk di Provinsi Banten.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill