KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan peninjauan pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak yang ada di wilayah Banten, bertempat di Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Kamis 19 Mei 2022.
Dalam acara tersebut dihadiri Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo , Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid, dan Kepala Dinas Pertanian Kota Tangsel Yeppy Suherman.
Syahrul Limpo mengatakan, komunikasi provinsi dan kabupaten atau kota harus tetap terjalin baik dengan Kementerian Pertanian agar upaya antisipasi penularan penyakit hewan dapat dicegah semaksimal mungkin.
''Walaupun belum ditemukannya penemuan kasus, namun hewan akan tetap kita vaksin,'' tuturnya.
Jika ditemukannya hewan yang terinfeksi virus sesudah 14 hari masa pengobatan, hewan tersebut akan diberikan vaksin.

"Provinsi Banten sudah menjadi model dan contoh untuk masuk ke dalam tahap recovery," jelasnya.
Agus M Tauchid mengatakan, meski belum ditemukannya penyakit mulut dan kuku pada hewan namun pihaknya akan tetap siaga.
''Kami tetap pada posisi siaga terutama bagaimana pun juga Banten adalah provinsi (yang banyak) konsumen,'' tuturnya.
Ia juga menyampaikan pihaknya akan membuat dua titik check point, yakni di Pelabuhan Merak dan di Gunung Sindur sebagai perbatasan Banten dan Jawa Barat.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGSebanyak 420 pelanggaran lalu lintas tercatat selama enam hari pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan (Tangsel).
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews