Connect With Us

Ditemukan Lima Hewan Terkena Penyakit Mulut dan Kuku di Kabupaten Tangerang

Tim TangerangNews.com | Jumat, 27 Mei 2022 | 08:25

Aparat Bhabinkamtibmas di Mauk Kabupaten Tangerang saat mengecek peternakan warga untuk antipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak. (@TangerangNews / Polresta Tangerang)

TANGERANGNEWS.com–Kasus suspect penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak ditemukan di Kabupaten Tangerang oleh Satgas reaksi cepat pencegahan dan pengendalian penyakit.

“Temuan lima kasus suspect PMK itu terjadi pada hewan yang berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Kustri Windayani dalam keterangannya, Rabu 25 Mei 2022 sore.

Kustri mengatakan, lima hewan yang dikirim dari Wonogiri itu saat ini sudah ditangani pihaknya dengan memeriksa dan mengambil sample untuk dilakukan pengujian laboratorium.

“Sudah mendapat penanganan lebih lanjut oleh dokter hewan Dinas Pertanian dengan pemberian obat serta vitamin untuk mencegah terjadinya infeksi lebih lanjut yang bersarang di tubuh hewan,” ungkapnya.

Menurut dia, kalau hewannya jenisnya sapi, maka untuk sample diperiksakan di Laboratorium Balai Besar Veteriner Subang milik Kementerian Pertanian. “Untuk hewannya sendiri sudah dilakukan pengobatan," ujar Kustri. 

Selanjutnya guna mengantisipasi terjadinya penularan PMK, Pemkab Tangerang melalui Satgas reaksi cepat pencegahan dan pengendalian penyakit juga sudah melakukan penutupan sementara terhadap tempat atau lokasi peternakan hewan itu. 

Kustri menegaskan, sekarang ini hewan-hewan ternak tidak boleh keluar sembarangan dulu. “Hewan-hewan ternak ini kita batasi. Kita juga akan melakukan pemantauan secara rutin," kata dia. 

Dengan adanya penemuan kasus suspect ini, tambah Kustri, Pemkab Tangerang akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan secara ketat terhadap peternak-peternak yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill