Akibat Isu BBM Naik, Pengemudi Ojol Tangerang Rela Antre 45 Menit di SPBU
Selasa, 31 Maret 2026 | 23:00
Pada malam hari, tampak kendaraan berbaris panjang di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com–Kasus suspect penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak ditemukan di Kabupaten Tangerang oleh Satgas reaksi cepat pencegahan dan pengendalian penyakit.
“Temuan lima kasus suspect PMK itu terjadi pada hewan yang berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Kustri Windayani dalam keterangannya, Rabu 25 Mei 2022 sore.
Kustri mengatakan, lima hewan yang dikirim dari Wonogiri itu saat ini sudah ditangani pihaknya dengan memeriksa dan mengambil sample untuk dilakukan pengujian laboratorium.
“Sudah mendapat penanganan lebih lanjut oleh dokter hewan Dinas Pertanian dengan pemberian obat serta vitamin untuk mencegah terjadinya infeksi lebih lanjut yang bersarang di tubuh hewan,” ungkapnya.
Menurut dia, kalau hewannya jenisnya sapi, maka untuk sample diperiksakan di Laboratorium Balai Besar Veteriner Subang milik Kementerian Pertanian. “Untuk hewannya sendiri sudah dilakukan pengobatan," ujar Kustri.
Selanjutnya guna mengantisipasi terjadinya penularan PMK, Pemkab Tangerang melalui Satgas reaksi cepat pencegahan dan pengendalian penyakit juga sudah melakukan penutupan sementara terhadap tempat atau lokasi peternakan hewan itu.
Kustri menegaskan, sekarang ini hewan-hewan ternak tidak boleh keluar sembarangan dulu. “Hewan-hewan ternak ini kita batasi. Kita juga akan melakukan pemantauan secara rutin," kata dia.
Dengan adanya penemuan kasus suspect ini, tambah Kustri, Pemkab Tangerang akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan secara ketat terhadap peternak-peternak yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.
Pada malam hari, tampak kendaraan berbaris panjang di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGGubernur Banten Andra Soni mengungkap kisah pribadinya yang masih tinggal di rumah subsidi hingga saat ini. Cerita itu ia sampaikan saat menghadiri acara Peluncuran BSPS Secara Nasional Tahun Anggaran 2026 dan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan
Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
Gubernur Banten Andra Soni mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying atau antre berbondong-bondong di SPBU untuk membeli bahan bakar minyak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews