Connect With Us

Kosmetik Ilegal Asal Tiongkok di Gudang Tangerang Berpotensi Rugikan Negara Rp4,78 Triliun

Muhamad Yusri Hidayat | Jumat, 5 Juni 2026 | 23:07

‎TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menyita sebanyak sebanyak 2.082.039 pcs dari 956 item produk kecantikan impor ilegal dari sebuah gudang di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 5 Juni 2026.

‎Berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, BPOM melakukan simulasi yang menetapkan potensi kerugian negara mencapai Rp 4,78 triliun dari produk ilegal asal Tiongkok tersebut.

Nilai ini merupakan hasil perkalian antara 965 temuan pelanggaran dengan nominal denda tertinggi yakni Rp5 miliar per item.

‎"Dia tidak bayar pajak, dia tidak bayar macam-macam, nilai keekonomian risiko kerugiannya negara yaitu 5 miliar. Kalau dikali 956 jenis item, bisa dibayangkan kan itu berapa besar punishment atau denda yang kita bisa berlakukan," jelas Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar di lokasi.

‎Selain itu, peredaran 2.082.039 kosmetik ilegal ini juga berpotensi merugikan masyarakat sebesar Rp 27,6 miliar. Diketahui, produk ini dipasarkan secara daring melalui platform digital dengan harga rata-rata Rp8 ribu per unit. 

‎Taruna menambahkan, komoditas kosmetik impor tanpa izin edar ini turut mengancam stabilitas perekonomian negara, terutama keberlangsungan industri kosmetik dalam negeri.

‎"Nah, ini juga tekad kami untuk menjamin dan menjaga iklim usaha yang sehat dan berkeadilan bagi pelaku usaha yang patuh terhadap regulasi," tambahnya.

‎Ia menuturkan, selain kerugian materiil, peredaran kosmetik ilegal ini juga dapat membahayakan keselamatan masyarakat, terutama para pengguna produk kecantikan. Pasalnya, produk tersebut tidak memiliki izin edar resmi dari BPOM.

‎"Ini tidak memiliki izin, tidak memiliki bahkan kandungan dan isi dari semuanya ini kita tidak tahu apa," ucapnya.

‎Dalam pengungkapan kasus kosmetik ilegal ini, BPOM turut bekerjasama dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Taruna menjelaskan, petugas kepolisian telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat jaringan peredaran kosmetik ilegal tersebut.

‎"Ada peran dia mengelabuhi untuk penjualan melalui sistem online, yang ke dua itu perannya ada sebagai pengimpor," jelasnya.

HIBURAN
Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Selasa, 15 September 2026 | 14:46

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

KAB. TANGERANG
Kemarau Ekstrem, 25 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Status Awas Kekeringan

Kemarau Ekstrem, 25 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Status Awas Kekeringan

Selasa, 15 September 2026 | 12:54

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 25 Kecamatan di wilayahnya memasuki status Awas Bencana Kekeringan imbas kemarau ekstrem yang disebabkan fenomena El Nino Godzilla.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill