Connect With Us

Pria di Solear Tangerang 4 Tahun Lumpuh, Sampai Jual Rumah untuk Berobat

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 16 Januari 2024 | 01:46

Dina Ludiana, 53, warga Perumahan Taman Kirana Surya, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, mengalami kelumpuhan sejak empat tahun lalu, Senin 15 Januari 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria warga Perumahan Taman Kirana Surya, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, tak berdaya karena kelumpuhan yang dialaminya sejak empat tahun lalu.

Pria bernama Dina Ludiana, 53, ini bahkan sudah menjual harta bendanya untuk berobat, namun tidak membuahkan hasil.

Dina menjelaskan awal mula penyakit yang dideritanya. Saat itu dia merasa kesemutan seperti tersengat listrik sampai tiba-tiba jatuh.

"Akhirnya badan saya enggak bisa bergerak sampai sekarang. Sudah 4 tahun ini saya lumpuh," jelasnya, Senin 15 Januari 2024.

Dina sempat melakukan pengobatan dengan biaya pribadi sejak awal berobat. Ia pun sampai menjual semua harta benda, termasuk rumah miliknya yang berada di Blok B7 No. 29 Perumahan Taman Kirana Surya, untuk biaya berobat.

Namun, kondisinya tidak pernah membaik. Bahkan penyakit lumpuh yang diderita pria asal Bayah, Kabupaten Lebak, Banten ini malah semakin parah menjalar ke seluruh tubuh.

"Saya sudah tak punya biaya lagi, harta saya habis sampai rumah sudah dijual untuk biaya berobat. Cuma bisa minta bantuan ke tetangga," ujarnya.

Pria yang ditinggal wafat istrinya pada 2019 silam ini, sekarang menumpang hidup di rumah kontrakan kakak iparnya.

Ia berharap ada dermawan yang mau membantu biaya pengobatannya agar bisa sehat dan beraktivitas kembali.

"Minta tolong dibantu untuk berobat," ujarnya sedih.

Udin Winardi, Abang ipar Dina Ludiana, pihaknya mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami saudaranya. Kondisi ekonominya yang kekurangan juga membuatnya tidak bisa berbuat banyak.

Karena itu, uluran tangan dari semua pihak termasuk Pemerintah Daerah sangat ia harapkan.

"Saya sendiri tidak mempunyai pekerjaan tetap, sehari-hari mengandalkan bantuan tetangga untuk menutupi biaya hidup sehari-hari. Semoga ada yang peduli dengan adik ipar saya," terangnya.

TANGSEL
3 Tukang Parkir Keroyok Sekuriti Supermarket di Pamulang Gegara Tidak Dipinjamkan Motor

3 Tukang Parkir Keroyok Sekuriti Supermarket di Pamulang Gegara Tidak Dipinjamkan Motor

Senin, 18 Mei 2026 | 21:24

Tiga orang tukang parkir melakukan pengeroyokan terhadap petugas keamanan di Supermarket Superindo Gaplek, Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang. Aksi kekerasan itu dipicu masalah sepele, yakni tidak dipinjamkan sepeda motor.

WISATA
Pusat Kuliner G Town Square Gading Serpong Tutup, Pindah Lokasi ke Tigaraksa

Pusat Kuliner G Town Square Gading Serpong Tutup, Pindah Lokasi ke Tigaraksa

Senin, 18 Mei 2026 | 11:09

Pusat kuliner G Town Square di kawasan Gading Serpong dipastikan menghentikan operasionalnya mulai 15 Mei 2026.

BANTEN
Kota Tangerang dan Tangsel Pilih Kelola Sampah Sendiri, Pemprov Banten Siapkan 4 PSEL Baru

Kota Tangerang dan Tangsel Pilih Kelola Sampah Sendiri, Pemprov Banten Siapkan 4 PSEL Baru

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:10

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sejumlah daerah mulai mengajukan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) secara mandiri.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill