Connect With Us

Bocah 3 Tahun yang Tenggelam di Kali Cirarab Tangerang Ditemukan, Ayahnya Masih Dicari

Yanto | Minggu, 17 Maret 2024 | 15:32

Tim SAR saat melakukan pencarian ayah dan anak yang tenggelam di Kali Cirarab, Curug, Kabupaten Tangerang, Minggu 17 Maret 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tim SAR gabungan berhasil menemukan bocah berusia 3 tahun yang tenggelam bersama ayahnya di Kali Cirarab, pada Minggu 17 Maret 2024, siang. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 11.30 WIB.

Komandan Basarnas Jakarta Zulfikri mengatakan, korban insial KS ditemukan dengan jarak sekitar 500 meter dari lokasi ia terpeleset dan tenggelam, pada Sabtu 16 Maret 2024, sore.

"Iya tadi ditemukan baru anaknya, itu pun warga sekitar yang menemukan pada saat penelusuran di pinggir Kali Cirarab," katanya.

Warga mengetahui korban mengambang dalam kondisi tengkurap. Jenazah korban langsung dievakuasi dan dimakamkan.

"Ini tinggal cari ayahnya yang sampai saat ini belum ditemukan," terang Zulfikri.

Ia menambahkan, korban pertama kali dinyatakan hilang di Kampung Rancabalok, Desa Cukang Galih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan kronologi kejadian, awalnya AS, 40, mengajak anaknya, KS, memancing di belakang rumahnya yang berjarak kira-kira 50 meter.

Pada saat mengetahui anaknya terpleset, AS langsung singgap menolongnya, akan tetapi ia ikut hanyut. Keduanya pun hilang tenggelam.

"Menurut keterangan warga setempat, si ayah nolong anaknya yang tenggelam tapi dua-duanya mahal hanyut terseret arus," Zulfikri.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

PROPERTI
Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Rabu, 22 April 2026 | 16:50

Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup

NASIONAL
UU PPRT Resmi Berlaku, Cegah Eksploitasi hingga Pelecehan ART

UU PPRT Resmi Berlaku, Cegah Eksploitasi hingga Pelecehan ART

Rabu, 22 April 2026 | 19:15

Pemerintah bersama DPR RI menyepakati Rancangan Undang-Undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) disahkan menjadi undang-undang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill