Connect With Us

Nekat Jualan saat Puasa, Warga Sita dan Bakar Miras dari Toko di Cisoka Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 26 Maret 2024 | 23:52

Puluhan warga menggerebek toko miras yang berjualan saat puasa di Desa Sukatani, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Senin 25 Maret 2024, malam. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah toko di Desa Sukatani, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, digerebek warga lantaran menjual minuman keras (miras) di bulan suci Ramadan, pada Senin 25 Maret 2024, malam.

Warga sekitar yang kesal berbondong-bondong mengeluarkan puluhan dus berisi miras tersebut dari dalam toko. Kemudian mengumpulkannya di tengah lapangan dan membakarnya.

Deden Sorum, warga sekitar menjelaskan kalau toko miras tersebut berjualan sejak tahun 2019 dan hingga saat ini masih beraktivitas. Hal itu membuat masyarakat geram dan melakukan penyitaan serta pembakaran.

"Iya banyak warga berdatangan ke lokasi melakukan pengrebekan toko miras, hingga sampai barang-barangnya dikeluarin dan dibakar," ujarnya, Selasa 26 Maret 2024.

Kapolsek Cisoka Polres Tangerang AKP Eldi saat dihubungi melalui pesan singkat belum memberi tanggapan mengenai peristiwa penggerebekan toko miras ini.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill